INIBORNEO.COM, Pontianak – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi hadirkan layanan jaringan 5G di Kota Pontianak. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari perluasan jaringan Indosat di Kalimantan setelah sebelumnya diluncurkan di Makassar dan Balikpapan.
“Setiap kota memiliki ritme digital yang berbeda, tetapi pelanggan menginginkan hal yang sama, yaitu dapat tetap terhubung dan leluasa melakukan berbagai aktivitas yang mereka sukai. Di Pontianak, pelanggan bisa bekerja dari mana saja, sambil berpindah kota, bermain game, menikmati hiburan, membuat konten, hingga menggunakan AI untuk mencari ide dan mendukung produktivitas, tanpa lag, tanpa drama. Kami ingin Indosat 5G hadir dekat dengan ritme digital tersebut, bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tapi juga untuk membersamai keseruan ritme digital pelanggan sehari-hari,” kata Eric Wilyanto, EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison.
Peluncuran jaringan 5G di Pontianak juga dibarengi dengan rangkaian aktivitas yang berlangsung sepanjang Juli hingga September 2026. Masyarakat dapat merasakan langsung pengalaman menggunakan jaringan 5G melalui kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), audisi daring K-Pop Challenge pertama di Pontianak, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat ide visual, poster, dan konsep transformasi cosplay.
Selain itu, Indosat menghadirkan program Indosat 5G First Drive yang mengajak kreator konten dan pelanggan melakukan siaran langsung selama perjalanan menuju destinasi wisata kuliner di Pontianak untuk menunjukkan performa jaringan 5G saat digunakan secara mobile.
Pengalaman lain juga dihadirkan melalui HiFi Café Corner, yang memungkinkan pelanggan bekerja dari kafe dengan menghubungkan laptop, tablet, dan ponsel secara bersamaan menggunakan jaringan 5G. Melalui aktivitas tersebut, Indosat ingin menunjukkan bahwa manfaat jaringan generasi kelima dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar melalui uji kecepatan internet.
Tidak hanya menyasar sektor hiburan dan gaya hidup, Indosat juga memperluas pemanfaatan konektivitas melalui program Masjid Berdaya. Lebih dari 160 masjid di Kalimantan akan mendapatkan dukungan layanan Indosat HiFi Air yang disertai pelatihan pemanfaatan AI bagi santri dan penceramah, penyelenggaraan sesi mengaji daring yang menghubungkan sejumlah masjid, hingga mendukung perjalanan santri menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pada September 2026.
Melalui pengembangan jaringan 5G di Pontianak, Indosat berharap konektivitas tidak hanya mendukung kebutuhan hiburan dan komunikasi, tetapi juga meningkatkan produktivitas, pembelajaran, serta pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.











