Karhutla Kalbar Tembus 28 Ribu Hektare, Warga Diimbau Stop Bakar Ladang

  • Share
Karhutla Kalbar Tembus 28 Ribu Hektare. (Foto: Istimewa)

INIBORNEO.COM, Pontianak – Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat telah mencapai sekitar 28 ribu hektare.

“Kita beri imbauan kepada masyarakat, instruksi kita. Saya akan menggunakan surat instruksi kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berladang tidak membakar ladang pada saat kemarau,” kata Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Kamis (13/8/2026).

Norsan mengatakan larangan pembakaran lahan menjadi langkah pencegahan agar karhutla tidak semakin meluas. Terlebih, kondisi kemarau membuat lahan lebih mudah terbakar.

“Kenapa? Karena kita sudah 28.000 hektare yang terbakar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran lahan dapat berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, terdapat aturan daerah maupun undang-undang yang mengatur aktivitas pembukaan dan pembakaran lahan.

“Kalau seandainya melanggar instruksi itu, juga sama dengan melanggar peraturan daerah. Ada perda, ada undang-undang,” tegasnya.

Untuk sementara, aktivitas pembakaran ladang akan dihentikan hingga kondisi El Nino berakhir. Pemerintah daerah akan memprioritaskan pemantauan titik panas sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Sekarang kita tutup dulu. Kita tidak bolehkan dulu sampai dengan El Nino berakhir. Fokus untuk pemantauan titik panas,” katanya.

Masyarakat juga diminta ikut mencegah munculnya titik api dengan tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau. Langkah ini penting untuk menekan risiko karhutla kembali meluas di Kalimantan Barat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *