Wagub Kalbar Minta Seluruh Tahapan Pilkada Serentak Harus Sesuai Protokol Kesehatan

- News
  • Share

INIBORNEO.COM, Pontianak – Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan mengingatkan kepada jajaran penyelenggara pemilu agar seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tujuh Kabupaten di Provinsi Kalbar dapat dilaksanakan sesuai protokol kesehatan COVID-19. “Kami minta, seluruh Tahapan Pilkada Serentak di Provinsi Kalbar harus sesuai Protokol Kesehatan,” pinta H Ria Norsan, Selasa (28/7), saat menghadiri FGD Membangun Etika Politik dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Serentak 2020 di Era Adaptasi Kebiasaan Baru yang di Gelar DPW LDII Kalbar di Hotel Golden Tulip.
Mantan Bupati Mempawah juga berharap semua pihak harus saling berkerjasama untuk menyampaikan, mensosialisasikan bagaimana cara menyelenggarakan Pilkada ini supaya bisa sukses dan kita semua bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya, artinya walaupun di dalam kondisi Pandemi Covid-19.
“Kita semua datang ke TPS dengan aman, semua pemilih yang masuk di dalam DPT tidak punya ketakutan untuk datang ke TPS,” harapnya lagi.
Dalam pelaksanaan tahapan Pilkada serentak,tentunya menerapkan aturan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat karena potensi terjadi kerumunan masyarakat.
“Setiap tahapan, terutama yang menuntut pertemuan antar masyarakat atau melibatkan massa, harus dimodifikasi, dengan syarat bahwa seluruh tahapan Pilkada harus dilakukan dengan mengendepankan aspek kesehatan dan keselamatan dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19,” ingatnya.
Dikatakannya, rakyat diharapkan bekerjasama menolak serta menjadikan politik uang sebagai musuh bersama (common enemy) parpol pengusung calon kepala daerah pun diminta tegas kepada anggotanya jika terindikasi melakukan politik uang dan sanksinya harus jelas, pemecatan dengan tidak hormat.
“Ini menunjukan bahwa pentingnya peran etika politik dalam kehidupan masyarakat,” ingatnya.
Partisipasi dari masyarakat yang dimaksudkan tidak hanya sebatas tentang partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada saat hari pemilihan nanti, namun juga tentang bagaimana partisipasi dan seluruh elemen masyarakat, di dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pelaksanaan Pilkada di daerah ini khususnya di 7 Kabupaten di wilayah Provinsi Kalbar.
Selain itu juga, masih kata orang nomor dua Pemprov Kalbar, dapat memahami dan meningkatkan pengetahuan kita guna melihat berbagai persoalan di tengah masyarakat khususnya ditengah pandemi Covid-19.
Pemprov Kalbar mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kalbar serta semua pihak terkait untuk menolak dan mengantisipasi berita-berita hoax, politisasi SARA agar masyarakat tidak terprovokasi dengan issu-issu yang hanya ingin memecah belah bangsa, agar tetap menjaga hubungan silaturahmi demi terwujudnya Pilkada damai, aman dan sejuk di tahun 2020.
“Mari kita semua menyukseskan pelaksanaan seluruh tahapan tahapan Pilkada, dan mengajak seluruh masyarakat agar memperat persaudaraan dan silaturahmi dan tidak mudah terprovokasi demi menjaga keutuhan negara dan khususnya menciptakan wilayah Kalbar yang kondusif,” ajaknya. (r-papiadjie)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *