Pertamina Salurkan Dana Pinjaman Modal 1,5 Miliar untuk Kemajuan Pangkalan LPG di Kalimantan

0 1.042
INIBORNEO.COM, Kalimantan – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI menyalurkan bantuan modal usaha kepada 11 pangkalan gas LPG di wilayah Kalimantan senilai 1,5 Miliar Rupiah, Selasa (13/10) bertempat di Kantor Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan. Penyaluran tersebut merupakan realisasi dari program Pinky Movement, yaitu program bantuan pinjaman modal kepada pangkalan LPG untuk mengembangkan usaha mereka dalam mendistribusikan LPG untuk kebutuhan masyarakat serta sekaligus bertugas mengedukasi dan menyalurkan secara tepat sasaran.
Dalam kegiatan penyaluran simbolis bantuan Pinky Movement tersebut, Roberth M.V. Dumatubun selaku Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan pinjaman program kemitraan pinky movement tahap II yang merupakan lanjutan dari program kemitraan pinky movement tahap I di area Kalimantan yang telah disalurkan Juli 2020 senilai  1,9 Miliar Rupiah yang diterima oleh 22 pangkalan LPG yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.
Dengan demikian total program kemitraan pinky movemet yang telah disalurkan adalah sebesar 3,08 Miliar Rupiah untuk 33 pangkalan LPG yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur sebanyak 16 pangkalan LPG sebesar 1,55 Miliar, Kalimantan Selatan sebanyak 10 pangkalan LPG sebesar 760 juta, Kalimantan Barat sebanyak 6 (enam) pangkalan LPG sebesar 750 juta, Kalimantan Tengah sebanyak 1 (satu) pangkalan LPG sebesar 12 juta.
“Pandemi Covid-19 ini berdampak cukup besar untuk ekonomi masyarakat, sehingga melalui Pinky Movement diharapkan bisa menolong pangkalan LPG sebagai bagian dari jalur distribusi produk LPG Pertamina untuk bangkit dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi”. Selain itu Pinky Movement menjadi stimulus pangkalan juga untuk bersaing dalam pelayanan kepada konsumen sehingga masyarakat mampu lebih merasakan manfaat dan benefit menggunakan si Pinky, ujar Roberth.
Roberth juga mendorong masyarakat pelaku UMKM di Kalimantan termasuk Lembaga penyalur LPG yang membutuhkan bantuan permodalan  dapat mendaftarkan diri menjadi Mitra Binaan Pertamina agar bisa mendapatkan bantuan pinjaman modal untuk pengembangan usaha. Menurut Roberth, selain bisa mendapatkan pinjaman modal usaha hingga mencapai 200 juta Rupiah, jasa administrasi yang relatif terjangkau sebesar 3 (tiga) persen saldo menurun per tahun dan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, promosi dan pameran UKM binaan.
Di tahun 2020, sendiri Pertamina telah menyalurkan program kemitraan sebesar Rp 12,7 Miliar Rupiah di berbagai wilayah Kalimantan dengan total mitra binaan UMKM sebanyak 129 mitra binaan termasuk mitra binaan pangkalan LPG pinky movement. (r-papiadjie)
Comments
Loading...