Kasus ISPA di Pontianak Dilaporkan Naik 5 Persen di Tengah Kabut Asap

  • Share
Petugas memadamkan kebakaran lahan gambut di Kubu Raya yang menghanguskan sekitar 20 hektare area. (Foto: Dok. Humas Polres Kubu Raya)

INIBORNEO.COM, Pontianak – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 5 persen di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah tersebut.

“Kenaikan sekitar 5 persen yang dilaporkan oleh Dinas Kesehatan. Nanti kita bakal tahu lagi separah apa pengaruhnya ini terhadap penderita ISPA,” kata Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Pontianak, Senin (10/08/2026).

Sementara itu, dokter umum Puskesmas Kampung Bali, dr. Muhammad Faisal Haris, mengatakan dalam beberapa pekan terakhir pasien yang datang ke puskesmas didominasi keluhan ISPA dan diare.

“Untuk memang dari kita lihat secara umum sih, pasien memang rata-rata kebanyakan dalam beberapa minggu ini datangnya dengan ISPA dan diare,” ujar Faisal, Selasa (11/08/2026).

Meski demikian, Faisal belum dapat memastikan secara rinci peningkatan kasus ISPA berdasarkan grafik maupun data khusus dari puskesmas.

“Untuk secara detailnya sih saya memang kurang tahu ya, grafik peningkatan kejadian ISPA-nya,” katanya.

Mengantisipasi dampak kabut asap, Pemkot Pontianak sebelumnya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pontianak untuk menyiapkan oksigen gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit.

Selain penanganan kesehatan, Edi berharap koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan pihak swasta dapat diperkuat agar kebakaran lahan dapat segera dipadamkan.

“Kita juga berharap ada koordinasi pemerintah kota, provinsi dan swasta. Untuk secepat mungkin kalau ada kebakaran, kita bisa padamkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mencatat kasus ISPA di Kota Pontianak mencapai angka 31.228 sepanjang Januari hingga Juli 2026.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *