10 Ribu Hektare Terbakar, Karhutla Kalbar Jadi Prioritas Nasional

  • Share
Karhutla Kalbar Tembus 10 Ribu Hektare, Masuk Prioritas Nasional. (Foto: Istimewa)

INIBORNEO.COM, Pontianak – Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sejak awal tahun 2026 mencapai lebih dari 10 ribu hektare. Kondisi ini menempatkan Kalbar sebagai daerah prioritas nasional dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

“Untuk Januari dan Februari saja sudah lebih dari 10 ribu hektare. Kalau kita lihat, Kalbar berada di urutan pertama dan masuk dalam skala prioritas nasional untuk pencegahan,” kata Koordinator Harian Pusdalops BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Halaman Kantor Gubernur, pada Kamis, (16/4/2026).

Ia menjelaskan, penetapan sebagai prioritas nasional dilakukan karena tingginya potensi kebakaran yang terus muncul di sejumlah wilayah. Meski demikian, hingga saat ini status penanganan di Kalbar masih berada pada level siaga.

Status siaga tersebut menunjukkan bahwa potensi karhutla sudah ada dan kebakaran telah terjadi di beberapa titik, namun masih dalam kondisi terkendali oleh petugas di lapangan.

“Status siaga artinya sudah ada potensi, sudah ada kejadian di beberapa tempat, tetapi masih bisa dikendalikan,” jelasnya.

Daniel menambahkan, apabila situasi memburuk dengan kebakaran meluas dan dampak asap semakin pekat hingga mengganggu aktivitas masyarakat, maka status penanganan dapat ditingkatkan.

“Kalau nanti kebakaran terjadi di banyak tempat, asap sudah tebal, sekolah diliburkan, maka status akan kita naikkan,” tegasnya.

BPBD Kalbar bersama tim gabungan saat ini terus melakukan langkah-langkah pencegahan, termasuk patroli, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan titik panas guna menekan potensi meluasnya karhutla di wilayah tersebut.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *