INIBORNEO.COM, Sukadana – Pameran foto dan pemutaran film adalah suatu wadah dan cara yang sangat efektif untuk membagikan kisah, membangkitkan kesadaran akan isu-isu penting, memperlihatkan keindahan. Tak terkecuali, pameran foto yang bertajuk “Pendidikan dan Kebudayaan: Momen Membangun Masa Depan”, yang digelar tanggal 2-6 Februari 2026.
Pemutaran film Mimpi dan Harapan dari Pesisir yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara, tidak hanya menggali potensi lokal melalui lensa fotografi dan film, juga sekaligus memperkenalkan pentingnya pendidikan dan kebudayaan dalam pembangunan masyarakat, Rabu (4/2/2026).
Pameran foto ini menampilkan sejumlah karya jurnalis yang menggambarkan kegiatan pendidikan, serta kekayaan budaya lokal yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.
Foto-foto tersebut mencakup momen-momen inspiratif seperti pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, upacara adat, serta interaksi antara guru dan siswa.
Tidak hanya pameran foto, juga dilaksanakan talkshow pendidikan yang akan diisi berbagai narasumber serta kuis menarik dan pemutaran film oleh Canopy Indonesia.
Direktur Yayasan Canopy Indonesia, Deny Sofyan, yang juga sineas asal Kota Pontianak di film Mimpi dan Harapan dari Pesisir saat menerima rombongan siswa SMKN 1 Sukadana dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk berbagi informasi dan pengalaman pada peserta didik dari berbagai tingkatan mulai dari SD, SMP hingga SMA sederajat.
“Tujuannya untuk menambah pengalaman yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas tetapi ada di kegiatan ini dan memberi motivasi tersendiri untuk para siswa yang hadir,” kata Deny saat membuka diskusi tentang film Mimpi dan Harapan dari Pesisir, Rabu (4/2/2026) di Lobi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara.

Kesempatan ini mendapatkan antusias dari SMKN 1 Sukadana, puluhan siswa ikut andil dalam undangan kegiatan pameran dan diskusi film, mereka dengan semangat melangkahkan kaki di bawah terik matahari menuju kantor dinas pendidikan dan kebudayaan. Siswa siswi seakan tak berhenti bertanya dalam diskusi film yang diproduksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara dan Canopy Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, yang memiliki jiwa terbuka dan ramah ini, memberikan apresiasi atas kehadiran dan semangat para siswa-siswi SMKN 1, untuk belajar dan mengamati serta aktif dalam diskusi film oleh Yayasan Canopy Indonesia.
“Harapan kita akan ada film yang masuk sekolah sehingga pembelajaran lebih kaya dan bermakna walaupun SMA/SMK di bawah naungan dinas provinsi,” kata Jumadi, saat diskusi film, di lobi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kayong Utara Desa Sutera Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara.
Kegiatan yang diselenggarakan ini, Jumadi berharap dapat terjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, karena SMKN 1 Sukadana memiliki jurusan desain komunikasi dan visual, “Sehingga nyambung dengan acara yang kami buat, maksimalkan sebaik mungkin mengingat pemateri yang didatangkan merupakan orang profesional di bidangnya, sayang untuk dilewatkan,” ujar Jumadi.
Jumadi menambahkan, pameran foto dan pemutaran film merupakaan upaya untuk menggali potensi Kayong Utara, dengan melibatkan seluruh pihak untuk berkolaborasi, seperti mengulik tempat-tempat bersejarah, budaya dan wisata.
Dalam kesempatan ini, District Representative Save the Children Kayong Utara, Mariamah Ahmad, yang juga hadir dalam pameran foto dan pemutaran film, mengatakan, kegiatan seperti ini perlu banyak melibatkan anak-anak, agar wawasan anak lebih luas dan bervariatif, sehingga mampu membangun kegiatan emosional antara sesama.
“Sehingga tercipta pertemanan yang lebih kuat di tengah gempuran era digital ini,” kata perempuan berkerudung biru laut, yang kerap disapa kak Mayi, seraya meminta kegiatan ini tidak hanya dalam momentum peringatan hari Pers saja, tapi juga di dalam kegiatan lainnya yang berhubungan dengan anak. (Aul)











