Rute Penerbangan Langsung Katapang-Jakarta Ditargetkan Juni 2026

  • Share
Rapat koordinasi dan diskusi yang digelar Pemerintah Kabupaten Ketapang, Senin (6/4) terkait rencana pembukaan rute Ketapang-Jakarta. (Humas Pemkab Ketapang)

INIBORNEO.COM, Ketapang – Rute penerbangan langsung Ketapang–Jakarta ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026. Target ini mengemuka dalam koordinasi dan diskusi yang digelar Pemerintah Kabupaten Ketapang, Senin (6/4). Dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, momen ini sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas udara ke ibu kota.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan aspek pendukung serta hal-hal teknis yang diperlukan dalam implementasi rute penerbangan langsung antara Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Ketapang. Rencana ini merupakan hasil koordinasi jangka panjang antara Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama FlyJaya.

Rute penerbangan yang direncanakan akan menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma langsung ke Ketapang. Kehadiran rute ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya perjalanan, khususnya bagi masyarakat dan kalangan profesional yang memiliki mobilitas tinggi ke Jakarta.

Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi aktif perusahaan-perusahaan perkebunan dan pertambangan di Ketapang untuk mendukung keterisian penumpang (load factor), salah satunya melalui skema komitmen penggunaan kursi (block seat). Selain itu, apabila rute ini berjalan stabil dan berkelanjutan secara bisnis, ke depan akan dijajaki pengembangan rute ke banyak daerah lainnya guna memperluas konektivitas wilayah.

Perwakilan FlyJaya, Ari Mercyanto, memaparkan sejumlah detail operasional rute yang direncanakan. Dari sisi armada, menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 70 kursi. Adapun dari sisi kapasitas efektif dibatasi maksimal 50 penumpang per penerbangan, menyesuaikan kondisi landasan pacu Bandara Rahadi Oesman.

Frekuensi penerbangan direncanakan sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan durasi tempuh sekitar 1 jam 45 menit. Target operasional rute ini dijadwalkan mulai 5 Juni 2026, dengan keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma yang dinilai memiliki akses lebih dekat ke pusat bisnis Jakarta.

Dari sisi bisnis, maskapai menekankan pentingnya kolaborasi dengan pelaku usaha di Ketapang untuk menjaga keberlangsungan rute. Skema kemitraan berupa pembelian kursi secara kolektif diharapkan dapat menjaga stabilitas operasional penerbangan. Target pasar utama mencakup mobilitas karyawan perusahaan, logistik, serta masyarakat umum yang membutuhkan akses cepat ke ibu kota.

Pihak maskapai menyampaikan bahwa proses perizinan rute saat ini telah diajukan ke kementerian terkait. Upaya pembukaan rute ini merupakan hasil komunikasi intensif sejak Mei 2025 yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Ditjen Perhubungan Udara hingga dukungan dari Komisi V DPR RI, demi kemajuan ekonomi dan kemudahan transportasi bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *