Tersandung Masalah Keimigrasian, WNA Amerika Akhirnya Bebas

0 86

INIBORNEO, Jakarta – Sesuai pasal 122 huruf a Undang – Undang No. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, resmi pada kamis (30/01) kemarin Philip Myrer Jacobson tidak lagi menyandang status tersangka dalam kasus penyalahgunaan izin tinggal, paska di terbitkanya surat penghentikan penyidikan perkara oleh pihak Imigrasi Provinsi Kalimantan Tengah. Kini Philip bisa berkumpul dengan keluarganya di Negara asalnya Amerika Serikat setelah hampir ± 45 hari ditahan oleh pihak Imigrasi.

“Bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 harus dijamin Konsiderans Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers,” kata Aryo Nugroho Waluyo selaku Kuasa Hukum dari Philip Myrer Jacobson.

Kebasan Philip tidak lepas dari dukungan dari semua orang, baik yang berasal dari Indonesia hingga mancanegara yang perduli pada kasus Philip, khususnya bersangkutan dengan Kebebasan Pers.

Kepulangan Philip menambah keyakinan kita bersama bahwa seorang Jurnalis bukanlah penjahat. Seorang Jurnalis adalah mata bagi mereka yang tidak melihat, sebagai telinga kepada mereka yang tidak mendengar dan menjadi suara bagi mereka yang bisu untuk sebuah kebenaran dan keadilan.

Aryo juga mengatakan, bahwa dengan di pulangkanya Philip ke Negara asalnya, selaku yang mendampingi kasusnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kami dan Philip. “Sudah semestinya Philip bebas, karena memang Philip selaku seorang Jurnalis bukanlah penjahat. Namun solidaritas untuk kebebasan Pers tidaklah berhenti dan seharusnya semakin kuat demi sebuah kebenaran dan keadilan bagi rakyat,” pungkasnya.

Comments
Loading...