Telkomsel Mitra Inovasi Perpanjang Investasi Pada PrivyID

0 66

INIBORNEO , Pontianak – Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) melalui MDI Ventures umumkan pendanaan perpanjangan Seri A untuk PrivyID, sebuah startup teknologi regulasi di Indonesia yang memberikan solusi digital untuk memudahkan verifikasi calon konsumen (customer onboarding journey).

“Teknologi application program interface (API) dan workflow produk PrivyID menghadirkan proses operasional yang efektif dan efisien bagi penggunanya, sehingga kolaborasi PrivyID dengan produk, aset dan sumber daya dari Telkomsel, akan menghadirkan banyak pengembangan inovasi menarik di bidang ini dalam beberapa tahun ke depan,” jelas CEO TMI, Andi Kristianto, pada 25 September 2019.

Pendanaan TMI untuk PrivyID merupakan langkah awal dalam membangun platform yang dapat mengubah pasar layanan verifikasi identitas, dengan menghadirkan sarana yang efektif dan terintergrasi bagi konsumen. Layanan ini mengidentifikasi pengguna melalui algoritma penilaian kredit yang dikombinasikan dengan metode lain seperti tanda tangan digital dan kartu identitas terverifikasi, untuk memproses pengguna hanya dalam hitungan menit.

PrivyID telah tersertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2016 untuk menerima pendaftaran, memverifikasi, menerbitkan sertifikat elektronik dan tanda tangan elektronik untuk publik. PrivyID juga telah memfasilitasi beberapa lembaga keuangan terkemuka untuk proses akuisisi konsumen berbasis digital.

Berbagai jenis teknologi terkini yang digunakan oleh PrivyID seperti pengecekan dokumen berbasis AI, pendeteksi karakter kehidupan (livenes detection), pengenalan wajah (facial recognition), infrastruktur enkripsi dan jalur otentifikasi terintegrasi (smart authentication gateway).

Marshall Pribadi yang merupakan CEO PrivyID, turut mejelaskan bahwa sejak awal berkembangnya PrivyID, Telkom Group telah memegang peranan yang sangat penting. “Dengan kerjasama bersama Telkomsel, kami semakin optimis dalam menjalankan misi mewujudkan inklusi keuangan dan membuka kunci potensi ekonomi digital di Indonesia.” tutupnya. (*)

Comments
Loading...