Telkomsel Ikut Berbela Sungkawa Atas Kepergian Bapak Habibie

0 56

INIBORNEO, Pontianak – Pada hari Rabu, 11 September 2019, Presiden RI ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie tutup usia dengan tenang di usianya yang ke-83 tahun. Almarhum Bapak Habibie merupakan sosok penting dalam sejarah cikal bakal berdirinya Telkomsel di awal tahun 1990-an, yang menjadikannya sebagai salah satu Founding Fathers Telkomsel.

“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.  Keluarga besar Telkomsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian almarhum,” tutur Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini.

Bapak Habibie memiliki hubungan sejarah erat dalam proses beroperasinya teknologi selular Global System for Mobile Communications (GSM) di Indonesia serta beroperasinya layanan Telkomsel pertama kali di Pulau Batam. Pada tahun 1993, Bapak Habibie yang kala itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Republik Indonesia memberikan persetujuan untuk penerapan GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia. Pada tahun 1994, beliau melakukan percobaan teknologi GSM dengan melakukan hubungan telepon dari GSM Telkomsel perdana, dari Batam ke Jakarta dan London.

Berangkat dari dua momen penting tersebut, Telkomsel GSM kemudian dipersiapkan dan dikembangkan menjadi sebuah operator seluler, hingga akhirnya pada 26 Mei 1995, lahirlah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

“Semangat Pak Habibie akan selalu melekat dalam perkembangan dan pertumbuhan Telkomsel. Kami akan meneruskan cita-cita dan kontribusi Pak Habibie untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan anak bangsa. Selamat jalan, Pak Habibie”, tutup Emma.

Comments
Loading...