Sepulang Dari Malaysia, 3 Orang Pasien Dirawat Di Ruang Isolasi

0 142

INIBORNEO.COM, Pontianak – Saat ini RSUD di Kalimantan Barat kembali merawat 3 orang warga Kalbar di ruang isolasi rumah sakit. Ketiga pasien ini masuk dalam kategori Pasien dalam Pengawasan COVID-19.

“Dua dari tiga orang pasien tersebut dirawat di ruang Isolasi RSUD dr Soedarso dan 1 orang pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis di Singkawang,” kata Harrison, kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Rabu 11 Maret 2020.

Dua pasien yang dirawat di RSUD dr Soedarso terdiri 1 orang pasien yang berumur 34 tahun, yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur dengan pesawat Air Asia. Sedangkan 1 pasien yang berumur 55 tahun sebelumnya melakukan perjalanan ke Kuching Serawak, Malaysia juga dengan menggunakan pesawat Air Asia untuk berobat di salah satu rumah sakit di Kuching.

“Pulang dari berobat ke Kuching malah sakit nya tambah parah dan harus dirawat di ruang isolasi karena kecurigaan menderita COVID-19,” tambahnya.

Kedua orang pasien tersebut menderita batuk, demam dan sesak nafas. Dari gambaran pemeriksaan rontgen didapatkan gambaran Pneumonia. Jadi ke dua pasien ini memenuhi kriteri Pasien dalam Pengawasan COVID-19. Sedangkan 1 orang pasien lagi di rawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis di Singkawang. Pasien ini berumur 19 tahun dan merupakan warga Singkawang yang bekerja Serawak.

Pasien pulang ke Singkawang melalui PLBN Aruk. Pasien ini juga menderita batuk dan demam pada saat melewati pemeriksaan di PLBN Aruk. Pasien kemudian berobat ke Puskesmas di Singkawang dan kemudian di rujuk ke RS Abdul Azis.

Terhadap 3 pasien tersebut telah dilakukan pemeriksaan swap nasofaring utk pengambilan spesimen lendir di tenggorokan. Selanjutnya spesimen akan dikirim ke Balitbangkes di Jakarta.

Harisson mengingatkan warga Kalbar untuk menunda atau tidak melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur dan Kuching atau ke luar negeri mengingat sekarang penularan COVID-19 ini justru terjadi dengan sangat cepat di negara-negara di luar China atau Tiongkok.

ASEANTY PAHLEVI

Comments
Loading...