Puluhan kg Daging Babi Tanpa Dokumen Dimusnahkan

0 82

INIBORNEO.COM, Pontianak – Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas I Pontianak memusnahkan media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dimasukkan melalui Bandar Udara Supadio Kubu Raya, Pelabuhan Laut Dwikora serta kantor Pos Rahadi Oesman Pontianak.

Media Pembawa HPHK dan OPTK  berupa, daging babi dan olahannya sebanyak 89 Kg, abon sapi sebanyak 3 Kg, daging bebek dan olahannya sebanyak 2 Kg, daging ayam sebanyak 3 kg, dendeng daging buaya sebanyak 1 Kg, sayuran dan buah sebanyak 81,6 Kg, jamur kering sebanyak 7,5 Kg, serta Bibit/benih tanaman sebanyak 46 paket yang limpahan KPPBC Pontianak. “Media pembawa HPHK/OPTK yang dimusnahkan berasal dari importasi/pemasukan sejak 12 Desember 2019 sampai 31 Januari 2020 dengan total frekuensi pemasukan/importasi 91 kali melalui Bandara Supadio serta  tiga kali melalui kantor pos,” ungkap Ketua Tim Pemusnahan, Taryu.

Dia menjelaskan, pemusnahan dilakukan karena media pembawa HPHK/OPTK tersebut tidak dilengkapi dengan surat kesehatan dari negara asal/daerah asal, telah rusak/busuk dan tidak layak konsumsi. Selian itu, pemilik media pembawa HPHK/OPTK tidak melaporkannya kepada Petugas Karantina Pertanian atau tidak melakukan penolakan hingga batas waktu yang telah ditetapkan berdasarkan Undang-Undang No 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan serta Peraturan Pemerintah No 14 Tahun 2002 Tentang Karantina Tumbuhan.

“Pemusnahan dilakukan pada hari Selasa, tanggal 18 Febrauri 2020 di Instalasi Karantina Hewan dan Tumbuhan,  Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak Jl. Sungai Raya Dalam Pontianak KM. 3, Kabupaten Kubu Raya,” sebut dia.

Taryu menambahkan, tindakan karantina pemusnahan dilaksanakan oleh Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak Nomor     117/Kpts/OT.160/K.16.B/01/2020 tanggal 06 Januari 2020 tentang Tim Pelaksana Pemusnahan Media Pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak Tahun Anggaran 2020  serta Surat Tugas Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak Nomor 307/TU.220/K.16.B/02/2020 tanggal 17 Februari 2020. “Pemusnahan disaksikan oleh Kepala Balai, Dinas/Instansi yang membawahi pertanian, perkebunan dan peternakan Propinsi Kalimantan Barat, Instansi terkait lingkup Bandar Udara Internasional Supadio Kubu Raya dan Pelabuhan Dwikora, serta pemilik/perwakilan,” kata dia.

Dia menambahkan, media pembawa HPHK/OPTK dibawa ke tempat pemusnahan di Instalasi Karantina Hewan dan Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak. Menurutnya, pemusnahan dilakukan terlebih dahulu dengan membuat lubang di dalam tanah, kemudian media pembawa HPHK/OPTK tersebut dimasukkan ke dalam lubang dan ditimbun dengan kayu bakar, selanjutnya dilakukan penyiraman dengan solar dan dilakukan pembakaran. “Setelah selesai pelaksanaan pembakaran dilakukan penutupan lubang pemusnahan,” tutup dia.

Comments
Loading...