Pukul Anaknya Hingga Meninggal, Pasutri di Sungai Kakap Dipenjara

0 13

INIBORNEO, KUBU RAYA – Sepasang suami istri (pasutri) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat terpaksa menjalani hari-harinya di penjara. Keduanya terlibat dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian terhadap anaknya yang masih berusia 9 tahun, Axcelle Raditya Ramadhan.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana mengatakan, dari hasil gelar perkara dan dikuatkan dengan hasil otopsi terhadap jenazah korban, kedua orangtuanya dimantapkan untuk dijadikan tersangka.

“Perkembangan kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan kedua orangtuanya, sudah kita naikkan statusnya sebagai tersangka. Ibu korban berinisial RY dan bapak tiri korban RA,” jelas Yani, Sabtu (11/1/2020).

Hasil pemeriksaan, penyebab kematian korban karena adanya benturan di kepala sehingga menyebabkan adanya pembekuan darah. “Hasil otopsi, ada benturan dan pembekuan darah di otak belakang sebelah kanan dan kiri serta otak depan kanan kiri. Kemudian pembekuan darah di hati, limpa dan lambung,” papar Yani.

Sebelumnya, warga Sungai Kakap dihebohkan dengan ditemukannya Axcelle Raditya Ramadhan tak bernyawa di kediaman orangtuanya di Kompleks Star Bornoe Regency, Pal 9, Sungai Kakap, pada Rabu (8/1/2020) lalu.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk segera diotopsi. Sementara kedua ibu kandung dan ayah tiri korban langsung diamankan ke Mapolsek Sungai Kakap, karena diduga melakukan penganiayaan. Polisi juga mengamankan barang bukti yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

Saat ini, kata Yani, kedua tersangka saat ini sudah ditahan di Polsek Sungai Kakap. Kedua terangka dijerat pasal berlapis Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 351 ayat 3 KUHP. “Kedua tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Yani. (oks)

Comments
Loading...