Polisi Sita Ratusan Kayu Ilegal

0 48

INIBORNEO, Pontianak- Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyita tiga ratus kayu olahan illegal. Ratusan kayu olahan yang tidak dilengkapi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH) tersebut diamankan di perairan Sungai Landak dengan pelaku berinisial S warga kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak.
“Pengungkapan ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya kita sudah amankan empat ratus batang kayu meranti tanpa dokumen yang sah,” ungkap Direktur Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta.
Penangkapan dilakukan unit Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kalbar pada Senin 2 Maret 2020 sekitar pukul 10.30 Wib. Unit Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalbar bersama anggota KP. Kasturi-6002 melaksanakan pemeriksaan 1 unit kapal KM. Putri Delima di perairan Sungai Landak Teluk Bakung” ungkapnya
Saat tim melaksanakan pemeriksaan ditemukan kurang lebih 300 keping kayu olahan tanpa dilengkapi dengan surat resmi. “Pelaku berinisial S warga Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Sudah kita amankan ke Mako Dit Polairud Polda Kalbar,” tambahnya
Barang bukit berupa kapal KM. Putri Delima dan 300 kayu olahan tersebut juga sudah disita untuk dilakukan pemberkasaan perkara. Benyamin menambahkan pelaku dapat terancam dikenakan pasal tindak pidana UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Pasal 83 ayat (1) huruf b.
Sebelumnya, Ditpolair Polda Kalbar mengamankan pelaku tindakan pidana illegal loging berinisial K. Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kalbar dengan 400 batang kayu olahan berjenis Meranti di perairan Sungai Landak.
Penangkapan dilakukan pada tanggal 6 Februari 2019, di perairan Sungai Landak Kecamatan Ambawang. Aparat kepolisian mendapati KM Berkah Delima mengangkut kayu. “Saat dilakukan pemeriksaan dilokasi kapal yang mengangkut kayu tersebut, tanpa dilengkapi dengan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH),” ungkapnya.

Comments
Loading...