Pemda Ketapang Tanggung Biaya Visum Ibu Korban Begal

0 31

INIBORNEO.COM, Ketapang – Kasus Marlina, ibu muda yang menjadi korban begal mendapat perhatian Bappeda Ketapang, serta sejumlah tokoh perempuan dan anak.

“Selama ini biaya Visum perempuan dan anak korban kerasan atau pelecehan seks, tidak gratis. Padahal, umumnya korban merupakan warga yang kurang mampu,” ungkap aktivis perempuan Ketapang, Hartati Samli, Rabu 19 Februari 2020.

Dia mengungkapkan, hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan anak Ketapang, Herlisa, tak adanya layanan gratis untuk visum tentu memberikan korban.

Menjawab hal ini, Kepala Bappeda Kabupaten Ketapang, Harto mengatakan, semua biaya Visum akan ditanggung Pemda. “Apalagi dananya kan juga tidak mahal. Pemda mampu,” kata Harto lagi.

Hanya, pihaknya perlu merumuskan regulasi soal ini, tentang SKPD mana nantinya yang akan bertanggung jawab soal ini. “Tapi ini soal teknis, yang jelas Pemda akan tanggung,” kata Harto lagi.

Saat ini, biaya Visum di RSUD Agusjam Ketapang, untuk pemeriksaan luar Rp100.000 dan Pemeriksaan dalam 200.000. pendaftaran Rp80.000. USG Rp90.000 dan pembuatan kartu Rp5000, total sekitar Rp375.000.(Yasmin Umar)

Comments
Loading...