Pastikan Terapkan Prokes, Sekda Sintang Tinjau Persiapan Peresmian Gereja Katolik Pandan

0 1.374

INIBORNEO.COM, Sintang – Sekertaris Daerah Dra. Yosepha Hasnah, M.Si mengatakan bahwa Pemkab Sintang perlu memastikan acara peresmian gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan agar berjalan dengan lancer dan yang utama harus memenuhi dan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

“Gereja ini nanti rencananya akan diresmikan oleh Bapak Pjs Bupati Sintang yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang dengan Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin OFM. Cap. Sehingga penerapan protokol kesehatan menjadi titik perhatian yang sangat penting untuk dilakukan pengecekannya,” terang Yosepha Hasnah saat meninjau perkembangan pembangunan dan persiapan peresmian gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan.

Kedatangan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang Palentinus tersebut disambut Pastor Paroki Keluarga Kudus Pandan Pastor Sabinus Amir, Pr dan Ketua Dewan Pastoral Paroki Ignasius Asong didamping Eldest Prapaska arsitek yang mendesain bangunan gereja megah tersebut.

“Apa yang kita lihat hari ini adalah persiapan peresmian sudah baik dan akan terus berproses sampai Kamis, 19 November 2020 nanti. Dan saya yakin akan berjalan baik serta menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan ketat. Selamat bekerja mempersiapkan acara peresmian untuk pastor, DPP, panitia dan para pekerja bangunan,” ucap Yosepha Hasnah.

Pastor Paroki Keluarga Kudus Pandan Pastor Sabinus Amir, Pr menjelaskan bahwa hingga kini para pekerja bangunan masih terus melakukan finishing bangunan.

“Dipastikan siap diresmikan pada Kamis, 19 November 2020 mendatang. Panitia peresmian juga terus melakukan persiapan acara misa pemberkatan maupun acara peresmian nanti. Dan kami memastikan bahwa kegiatan peresmian akan menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Gereja ini cukup megah dan luas. Bangunannya memiliki luas 20 x 32 meter. Halamanya sangat luas karena bangunan gereja lama sudah kami bongkar menggunakan alat berat,” terang Sabinus Amir, Pr.

Dari sisi bangunan gereja, Pastor Sabinus Amir, Pr menjelaskan bahwa pihaknya membangun gereja yang ramah disabilitas baik untuk masuk gereja maupun di toiltenya.

“Kita membangun jalur kursi roda yang aman dan juga di toilet kita sediakan dua jenis kloset yakni yang duduk dan jongkok,” katanya.

Ketua Dewan Pastoral Paroki Keluarga Kudus Pandan Ignasius Asong menyampaikan  bahwa panitia akan menyediakan tempat cuci tangan yang memadai, thermo gun, dan masker serta mengatur jarak kursi.

“Kita siapkan masker. Jadi kalau ada umat dan tamu yang tidak menggunakan masker, kita akan berikan masker. Thermo gun juga akan kami siapkan 6 buah. Hand sanitizer juga kami siapkan. Jadi soal protokol kesehatan, kami sangat perhatikan. Pada Rabu, 18 November 2020, bagian dalam dan luar gereja akan disemprot dengan desinfektan oleh panitia. Begitu juga kursi tamu dan undangan,” tegasnya.

Comments
Loading...