Libatkan Pesantren Untuk Pengembangan Ekonomi Syariah

0 89

Demi mewujudkan ketahanan ekonomi dari grass-root level  Bank Indonesia (BI) melakukan pengembangan ekonomi syariah melalui pendekatan pengembangan kemandirian ekonomi pesantren. Adapun pengembangan tersebut kini dilakukan serentak oleh seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) KTI 2019 di Banjarmasin ini adalah puncak rangkaian pelaksanaan kegiatan dari wilayah KTI, antara lain :
1. Pekan ekonomi syariah pada bulan Ramadhan juni 2019 lalu di Maluku
2. FESyar road to KTI Makassar, Sulawesi Selatan pada 17-19 Agustus 2019
3. FESyar Road to KTI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada minggu ketiga dibulan Agustus 2019
4. Seminar pengembangan Ekonomi Syariah 2019 di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 22 Agustus  2019
5. Kegiatan Road to FESyar di Kendari, Sulawesi Tenggara pada tanggal )1 September 2019

Ekonomi dan keuangan syariah bukan suatu konsep yang secara eklusif hanya ditunjukan untuk umat islam saja, ekonomi dan keuangan syariah merupakan sebuah konsep yang inklusif bahkan secara aktif dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam perherakan rodaperekonomian. Ekonomi syariah menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kemaslahatan, kebersamaan,keseimbangan, sebagaimana nilai-nilai kebijakan lainnya yang kita yakini dalam rangka pengelolaan sumber daya titipan Tuhan.

Nilai-nilai tersebut kemudian diturunkan dalam prinsip dasar ekonomi dan keuangan syariah yang memberikan panduan bagi aktivitas ekonomi terhadap 5 hal yakni mencegah penumpukan harta dengan mendorong pendistribusian harga secara produktif dalam aktivitas perekonomian yang sesuai dengan prinsip syariah, mengoptimalkan usaha dengan berbagi imbal hasil dan berbagi risiko secara adil, mendukung transaksi keuangan yang memiliki underlying sektor ril dan tanpa unsur yang meragukan, mendorong partisipasi sosial untuk kepentingan publik serta menjunjung transaksi muamalah yang transparan dan sepadan. Seluruh prinsip dasar ini menunjukan bahwa ekonomi keuangan syariah dapat mengakomodir seluruh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat tanpa memandang suku, adama dan ras / SARA.(*)

Comments
Loading...