Korban Tabrakan Speed Boat Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian

0 86

INIBORNEO.COM, Sintang – Hari kedua pencarian korban yang hilang akibat tabrakan kapal Speed Boat di kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berupaya semaksimal mungkin mencari dengan cara menyisir permukaan sungai sejauh 1 Nautical Mile ke arah hilir dari lokasi kejadian hilangnya Engkabai (65) dan Zainal  Abidin (43) warga setempat, namun belum juga menemukan keberadaan korban, meskipun tim SAR juga telah melakukan penyelaman di lokasi kejadian.

“Namun tim SAR yang menyisir permukaan sungai tidak menemukan keberadaan korban,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Eryk Subariyanto  Jumat (13/03).

Ia menjelaskan,  tim SAR Pos Sintang yang berjumlah 3 orang melakukan pencarian dibantu dengan potensi SAR lainnya.

“Selain Basarnas, unsur yang terlibat dalam pencarian ini, adalah Polsek Ketungau Tengah 10 orang,  Koramil Ketungau 2 orang, Puskesmas Ketungau 1 orang, BPBD Sintang 2 orang, aparat desa Senangan Kecil 2 orang, potensi SAR Kabupaten Sintang 2 orang, warga setempat dan keluarga korban berjumlah 20 orang,” ucapnya.

Eryk menambahkan, alut yang digunakan adalah 1 unit Rubber Boat milik pos SAR Sintang, RC. D-Max Pos SAR Sintang, 4 unit speed boat milik masyarakat setempat, dan 1 unit ambulance puskesmas.

Selanjutnya, Eryk mengatakan, hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian korban yang tenggelam.

“Pencarian masih terus dilakukan, dan tim SAR Gabungan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, 2 orang pria dilaporkan hilang akibat tabrakan Speed Boat yang ditumpanginya sungai Ketungau Tanjung Rangau Hilir, desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang pada Kamis (12/03/20).

Comments
Loading...