KKU Bekali Fadhu Kifayah Tangani Jenazah Korban Covid-19

0 80

INIBORNEO.COM, SUKADANA – Ditengah merebaknya pandemi Covid-19 dan demi memutus mata rantai Virus Corona. pada hari rabu,(6/5) di Istana Rakyat, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara Membekali Para Fardhu kifayah dengan Pelatihan penanganan Jenazah yang sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19.

Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad, memandang perlu melatih fardhu kifayah seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19 yang berujung kematian dan kurangnya fasilitas Laboratorium pendeteksi virus di daerah.

“Meninggal sekarang ini selalu menjadi tanda tanya, apakah yang meninggal dikarenakan virus atau bukan. Dan perlakuannya khusus, jika jenazah itu sudah terkena virus. Oleh karena itu pemda kku ambil sikap, bagi orang yang meninggal dikarenakan covid atau mirip-mirip covid maka penanganannya juga harus sesuai Protokol covid 19,” tegasnya.

Selain terbentuknya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di setiap daerah, Wabub juga memandang perlu dibentuknya tim Fardhu Kifayah untuk mengurus jenazah korban positif Covid maupun tidak, agar pemakamannya sesuai dengan syariat agama masing masing tanpa mengesampingkan Protokol Kesehatan Covid 19.

“Orang yang ditunjuk ini harus siap dan faham, untuk itu kita perlu membentuk tim penanganan jenazah covid-19. Dan memberikan pelatihan dan pemahaman cara memperlakukan jenazah postif covid atau tidak. Dan nantinya akan dibekali OPD juga,” terangnya.

Terbentuknya Tim Fardhu Kifayah penanganan Covid 19 dan dibekali ilmu dari dr. Abdul Karim Lubis, Sp.F, dokter spesialis forensik dari RSUD SMJ-I KKU, Wabup berharap tim ini dapat bekerja melaksanakan tugasnya dan tetap melindungi dirinya masing masing.

“Para petugas yang ditunjuk wajib dibekali ilmu, jangan sampai kita menolong orang lain justru kita menjadi membahayakan diri sendiri dan orang lain.Saya harap setelah pelatihan hari ini, semua petugas yang telah ditunjuk dapat memahami dan mengerti dengan jelas mengenai penanganan ini”tuturnya.

Dalam Acara Pembentukan dan Pelatihan Fardhu Kifayah yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekda Kayong Utara ini, membahas Juga Penentuan Lokasi Pemakaman bagi Korban Covid 19 di kabupaten Kayong Utara,Wabup berharap lokasi yang di pilih harus jauh dari pemukiman warga.

“Saya tidak mau di daerah kita ada penolakan jenzah korban Covid 19 oleh masyarakat seperti di tempat lain. Untuk itu, lokasi pemakaman perlu juga di bahas dalam kegiatan hari ini,” tutupnya.

Comments
Loading...