Kasus Terkonfirmasi Meningkat, Pontianak Masuk Zona Merah

0 118

INIBORNEO.COM, Pontianak – Gubernur Kalbar Sutarmidji terus mengimbau agar masyarakatnya tidak lengah dan selalu patuh pada protokol kesehatan seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak. Bukan tanpa alasan, ini karena terus bertambahnya orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Sutarmidji berharap agar Walikota Pontianak lebih ketat lagi melakukan pencegahan kepada masyarakat kota Pontianak.

“Selaku ketua Satgas Provinsi Kalbar saya harap Walikota Pontianak lebih gencar lagi melakukan pencegahan,” kata Sutarmidji.

Untuk Kalbar kasus terkonfirmasi positif meningkat menjadi 3 kali lipat dan untuk kasus kematian karena Covid-19 meningkat menjadi 4 kali lipat. Dari 22 kasus di Kalbar 16 orang korban meninggal berasal dari Kota Pontianak, ini menunjukkan bahwa kasus di Pontianak terus bertambah.

“Jika perlu tutup dulu semua tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan warga, paling tidak selama 1 minggu,” tutur Bang Midji.

Ditempat terpisah Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa meningkatnya kasus Covid-19 ini dikarenakan warga atau masyarakat sendiri yang kurang patuh dengan protokol kesehatan, Ia mengatakan akan terus berupaya agar .

“Untuk menekan laju penyebaran Covid-19 ini saya akan melakukan razia masker dan membatasi tempat-tempat yang sangat berpotensi terjadinya kerumunan,” kata Edi Rusdi Kamtono.

Lebih jauh Ia menambahkan bahwa tempat-tempat yang berpotensi adanya kerumunan itu nantinya akan di batasi, seperti waterfront juga pesta pernikahan.

Ia sudah memprediksi adanya peningkatan kasus Covid-19 ini dikarenakan masyarakat sendiri yang kurang patuh terhadap protokol Kesehatan.

Untuk informasi, sampai dengan hari ini orang terkonfirmasi positif yang di rawat di rumah sakit di Kalbar berjumlah 200 orang.

Comments
Loading...