Menu
Ini Borneo
banner 728x250

Ini Yang Dilakukan Relawan Konservasi Sambil Ngabuburit

  • Bagikan
Saat praktek membuat sirup dari buah Gedabuk. Foto dok : Yayasan-Palung
banner 468x60

Yayasan Palung bersama Relawan Konservasi  TABONK (Tajam dan RebonK)  saat mengisi waktu luang sembari menunggu bukber (26-27/5/2018) kemarin, di Bentangor, di Desa Pampang Harapan, KKU, Kalbar. Bahagia Itu Sederhana, ketika melihat anak muda memiliki kepedulian untuk konservasi dengan cara-cara sederhana.

Pada kesempatan pertama, Sabtu (26/5/2018), sembari menunggu bukber, mereka berdiskusi tentang banyak hal terkait konservasi dengan cara-cara sederhana dan bisa dilakukan.

banner 336x280

Termasuk praktek membuat atau mengolah selai dan sirup yang berasal dari tanaman mangrove yaitu buah gedabuk atau disebut juga buah bogem. Sonneratia sp., itu nama latinnya.

Beberapa Relawan terlihat sangat antusias untuk mengolah buah gedabuk menjadi sirup dan selai. Mulai dari mencampurkan buah gedabuk dengan beberapa resep agar bisa menjadi sirup diantaranya dengan gula dan pewarna makanan karena buah kedabuk rasanya yang sangat asam sekali.

Berikut video tutorial untuk membuat sirup dari buah Gedabuk yang dibuat relawan : http://youtu.be/GK9_UtK4QXU

Untuk membuat Sirup 1 botol ukuran 600 mili liter, maka bahan-bahan yang diperlukan antara lain adalah : 4 buah gedabuk kemudian di kupas dan diremas-remas untuk diambil sarinya selanjutnya disaring dan  direbus dengan 1litet air. Setelah matang, buah kedabuk kemudian dan diberikan pewarna makanan dan gula 1 kilogram. Ampasnya bisa dijadikan selai dan buihnya bisa dijadikan permen. Sedangkan didihan gedabuk itulah yang dijadikan sirup. Sebagai pemateri adalah Nur Rohman dari BTNGP sekaligus juga sesama relawan RebonK.

Buah Gedabuk atau Bogem adalah buah memiliki  banyak Vitamin C terkandung mencapai 70,6 mg/100 g, tidak jauh dari kandungan vitamin C pada jambu biji sebesar 87 mg/100 g. Selain itu ada pula kandungan serat kasar sebesar 3,314% dan iodium 0,0005%, (sumber; biodiversitywarriors).

Selanjutnya dilanjutkan dengan Tausiah agama yang dibawakan oleh Mahendra (Relawan Tajam) dengan bercerita tentang asal usul bulan puasa dan Cerita Perang Badar, jaman Nabi.

Mereka (Relawan TabonK) juga diajak untuk mendiskusikan ragam persoalan lingkungan di Tanah Kayong, seperti misalnya mereka diajak untuk membuat pohon kehidupan dengan cara mencari solusi terkait soal sampah, infrastruktur, kerusakan Lingkungan. Beberapa peserta diskusi selanjutnya mempresentasikan hasil diskusi mereka dan dilakukan tanya jawab.

Selain itu juga mereka juga diajak untuk berpikir kreatif bagaimana mencari solusi terkait ragam persoalan-persoalan yang ada tersebut dengan langkah dan cara sederhana, seperti misalnya hemat air, membawa botol minuman dari rumah dan diet plastik serta hemat energi ketika tidak menggunakan listrik ataupun saat mengisi daya telepon genggam, misalnya mereka harus mematikan lampu dan carge saat tidak dipakai. Diskusi dipandu oleh Ranti Naruri (Pembina Relawan TabonK, Yayasan Palung). Setelah buka puasa bersama selesai dilakukan, dilanjutkan dengan pemutaran film Lingkungan.

Pada kesempatan Minggu subuh (27/5/2018) mereka melakukan sahur bersama. Selanjutnya mereka melakukan Solat subuh bersama.

Kemudian pukul 06.00 Wib – 07.00 Wib, mereka menanam tanaman bunga di sekitar pantai. Selanjutnya baksos dengan membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar kantor Yayasan Palung.

Sekilas tentang Relawan TABONK (Tajam-RebonK), mereka adalah relawan binaan Yayasan Palung. Relawan Tajam (Taruna Penjaga Alam), Relawan Yayasan Palung yang berasal dari Ketapang. Sedangkan Relawan RebonK (Relawan Bentangor untuk Konservasi) adalah Relawan yang asalnya dari Sukadana.

Rangkaian kegiatan ditutup pada pagi sekitar jam 10.00 Wib, sekaligus perpisahan dengan Ranti Naruri selaku pembina yang akan melanjutkan studinya lebih lanjut. Semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. (Petrus Kanisius, Communication Officer Yayasan Palung).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *