Imlek dan Capgome di Singkawang, Ada Pagoda Raksasa Setinggi 20,20 Meter

0 104

INIBORNEO, Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang menggelar Festival Imlek 2571 dan Capgome 2020. Beragam kegiatan akan disuguhkan untuk masyarakat setempat maupun wisatawan yang mengunjungi kota Seribu Kelenteng itu.

Sekretaris Panitia Festival Imlek 2571 dan Capgome 2020 Singkawang, Bong Cin Nen menjelaskan, pembukaan kegiatan ini akan dilaksanakan pada 23 Januari 2020, malam. Sementara penutupan pada 9 Februari 2020 nanti.

Untuk memeriahkan agenda tahunan tersebut, kata Bong Cin Nen, panitia telah membuat Pagoda Raksasa. Areanya seluas 200 meter persegi dengan tinggi pagoda mencapai 20,20 meter.

“Di dalam pagoda ini, disiapkan foto booth untuk pengunjung yang ingin berfoto. Setiap orang yang masuk ke pagoda pun nantinya akan mengetahui isi Kota Singkawang,” katanya, Jumat (24/1/2020).

Selain itu, panitia juga menyediakan panggung hiburan di dalam dan di luar area pagoda. “Di dalam pagoda juga disiapkan kuliner makanan khas Singkawang. Nantinya, warga bisa mengkonsumsi kuliner menggunakan voucer,” jelasnya.

Kemudian, pada 6 Februari nanti, akan digelar Karnaval Lampion dengan melewati rute yang telah disepakati. “Yakni start dari kantor Wali Kota Singkawang dan finish di persimpangan Kridasana,” tuturnya.

Lalu, pada 7 Februari, akan digelar ritual cuci jalan dan memohon doa restu persetujuan di masing-masing vihara atau kelenteng bagi peserta festival. Setelah itu, 8 Februari akan dihelat puncak Karnaval Tatung dan 9 februari penutupan Festival Imlek dan Capgome.

IKON. Kelenteng tua yang berdekatan dengan Masjid Raya Singkawang ini menjadi ikon Kota Singkawang–Ocsya Ade CP

Ketua Harian Panitia Perayaan Festival Imlek 2571 dan Capgome 2020 Singkawang, Tjhai Leonardi menambahkan, Pagoda Raksasa yang perdana dibuat pada tahun ini memiliki filosofi tersendiri.

“Ada satu ikon yang berbeda, yakni Pagoda Raksasa. Ada filosofinya, yakni tahun 2020 maka tingginya 20,20 meter. Puncak tertinggi pagoda ini adalah bendera merah putih. Bahaa budaya Imlek Capgome untuk menghargai, dan NKRI harga mati,” ujarnya.

Comments
Loading...