[Fakta atau Hoaks] Benarkah Hanya Imam Besar FPI yang Punya Penangkal Virus Corona Covid-19?

0 885

INIBORNEO.COM, Jakarta – Cekfakta Tempo.co merilis; gambar yang mirip dengan tangkapan layar sebuah berita dengan klaim “hanya Imam Besar FPI yang punya penangkal virus Corona” beredar di media sosial. Saat ini, Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI adalah Muhammad Rizieq Shihab.

Menurut narasi dalam gambar tersebut, klaim itu berasal dari korlap FPI. “Di Tanya soal virus Corona Korlap FPI: Hanya Imam Besar kami yg punya penangkal virus Corona, karna Imam besar kami cucu Nabi,” demikian narasi dalam gambar itu.

 

Narasi tersebut dilengkapi dengan foto seorang pria berkopiah putih dan berjaket hitam yang sedang duduk. Di depan pria itu, terdapat papan kayu bertuliskan “Korlap FPI”. Ada pula sebuah mikrofon yang mengarah ke wajah pria tersebut.

Di Facebook, gambar itu dibagikan salah satunya oleh akun Raden Kemulan Sarung pada 24 Agustus 2020. Akun ini pun menulis, “Tebak….. Kira2 apa isi otak orang ini ? Cuma kawatir , jangan2 gk punya otak.” Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah dibagikan lebih dari 300 kali.

Artikel ini akan berisi pemeriksaan terhadap dua hal, yakni:

  1. Benarkah berita dengan judul tersebut pernah dipublikasikan di media massa?
  2. Benarkah hanya Imam besar FPI yang memiliki penangkal virus Corona Covid-19?

 

PEMERIKSAAN FAKTA

 

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, tangkapan layar itu merupakan hasil suntingan dari sebuah berita yang disertai foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat memimpin rapat persiapan Asian Games 2018. Selain itu, hingga saat ini, belum ada penangkal virus Corona Covid-19 karena uji klinis berbagai vaksin Covid-19 masih berlangsung.

 

Untuk memverifikasi klaim dalam unggahan akun Raden Kemulan Sarung, Tempo mula-mula memasukkan kata kunci “Di Tanya soal virus Corona Korlap FPI: Hanya Imam Besar kami yg punya penangkal virus Corona, karna Imam besar kami cucu Nabi” ke mesin pencarian Google. Namun, tidak ditemukan bahwa berita dengan judul tersebut pernah dimuat di media massa.

 

Tempo kemudian menelusuri foto pria berkopiah putih dan berjaket hitam dalam gambar yang dibagikan oleh akun Raden Kemulan Sarung dengan reverse image tool Source. Hasilnya, ditemukan bahwa foto tersebut identik dengan foto Jokowi saat memimpin rapat terbatas persiapan Asian Games 2018 di Kantor Presiden di Jakarta pada 4 Mei 2018.

 

Foto Jokowi itu adalah foto dokumentasi Sekretariat Kabinet yang pernah dimuat oleh situs Teropong Senayan pada tanggal yang sama dalam beritanya yang berjudul “Pimpin Ratas, Jokowi Kembali Pakai Jaket Asian Games”. Tempo menemukan enam kesamaan antara foto Jokowi yang sedang memimpin rapat terbatas itu dengan foto pria yang diklaim sebagai korlap FPI.

Benarkah hanya Imam besar FPI yang punya penangkal virus Corona Covid-19?

 

Untuk menangkal penularan Covid-19, hanya bisa dilakukan apabila sudah tersedia vaksin. Namun, hingga artikel ini dimuat, vaksin Covid-19 belum tersedia karena masih dalam penelitian dan pengujian. Pencegahan penyakit dengan vaksin telah dilakukan pada penyakit-penyakit seperti hepatitis A, flu, polio, dan rabies.

 

Menurut Covid-19 Vaccine Tracker ciptaan Regulatory Affairs Professionals Society (RAPS), terdapat 42 kandidat vaksin Covid-19 yang tengah dibuat oleh institusi dan perusahaan dari berbagai negara. Ada yang masih dalam tahap praklinis, ada pula yang sudah dalam tahap uji klinis fase III. Dari daftar institusi dan perusahaan tersebut, tidak satu pun yang dinamai Imam Besar FPI.

 

Dilansir dari CNN Indonesia, ada tiga vaksin Covid-19 asal Cina yang akan bisa diakses di Indonesia. Saat ini, ketiga perusahaan itu telah memasuki tahap uji klinis fase III. Ketika memasuki uji klinis fase III, vaksin akan diuji ke ribuan relawan untuk menentukan keampuhan vaksin melawan virus.

 

Perusahaan pertama adalah Sinovac Biotech Ltd yang uji klinis fase III-nya dilakukan di Indonesia. Perusahaan kedua adalah China National Biotec Group (CNBG) Sinopharm yang menggelar uji klinis fase III di Uni Emirat Arab (UEA), Peru, Maroko, dan Argentina.

 

Adapun perusahaan ketiga adalah CanSino, perusahaan pertama penerima paten teknologi pembuatan vaksin Covid-19. Sama seperti Sinopharm, CanSino telah melakukan uji klinis III pada Agustus 2020. CanSino saat ini tengah bernegosiasi dengan negara lain untuk uji coba lebih lanjut, termasuk di Indonesia.

 

KESIMPULAN

 

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa hanya Imam Besar FPI yang punya penangkal virus Corona Covid-19 keliru. Pertama, tangkapan layar mirip berita yang memuat klaim itu adalah hasil suntingan dari sebuah berita yang disertai foto Jokowi saat memimpin rapat terbatas persiapan Asian Games 2018. Kedua, untuk menangkal penularan Covid-19, hanya bisa dilakukan dengan vaksin. Hingga artikel ini dimuat, vaksin Covid-19 belum tersedia. Dari 42 kandidat vaksin Covid-19 yang tengah dibuat oleh institusi dan perusahaan dari berbagai negara pun, tidak satu pun yang bernama Imam Besar FPI.(t.co)

 

 

Comments
Loading...