Bupati Kayong Utara Desak Pembebasan Lahan Tanah Bandara Segera Dimulai

0 98

INIBORNEO, Pontianak – Pembebasan lahan tanah bandara Kayong Utara direncanakan akan dimulai minggu depan, hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kantor BPN Provinsi Kalbar, Syahrannur ketika memimpin rapat koordinasi pengadaan tanah bandara Kayong Utara di aula mediasi kantor BPN Provinsi (04/02).

“Minggu depan saya minta, BPN Kayong Utara Minggu depan sudah mulai melakukan proses pembebasan lahan ini,” tuturnya.

Hadir di dalam rapat tersebut Bupati Kayong Utara, Citra Duani bersama TIM Panitia pembangunan Bandara Kayong Utara. Bupati dalam pertemuan tersebut, meminta proses ini cepat dilaksanakan. “Ikan Sepat Ikan Gabus, makin cepat makin bagus. Sehingga prosesnya cepat selesai,” seloroh Bupati disambut tawa peserta rapat.

Bupati yang hadir mengenakan pakaian dinas Pemda warna khaki ini menjelaskan bagaimana proses untuk mewujudkan bandara Kayong Utara yang sangat dinantikan masyarakat. “Tokoh masyarakat kami, Bapak Oesman Sapta atau OSO juga meminta proses ini cepat selesai dan bandara segera dibangun,” jelasnya.

“Pemerintah Provinsi sebagai Tim Sekretariat pelaksanaan bandara Kayong Utara telah melengkapi semua berkas yang diperlukan,” kata Tony Suhardi, Kepala Bagian Pemerintah Biro Tata Pemerintahan Provinsi Sekretariat Daerah Prov Kalbar saat mengikuti rapat.

Kepala BPN Kabupaten Kayong Utara, Ricard, menjelaskannya pihaknya akan meminta bantuan Tim Pemkab Kayong Utara untuk membantu proses pengukuran. “Kita siap melaksanakan kegiatan ini, sesuai jadwal yang sudah dibuat,” jelas ricard.

Rapat kali ini dihadiri juga Sekda Kayong Utara, Hj Hilaria Yunani, Kepala Badan Perencanaan Daerah, Romi Wijaya, Kepala Dinas PU, Tomi Djunaidi, Kepala Badan Keuangan Junaidi Firawan, Kepala Dinas Perhubungan Gunawan, Kabag Hukum, Damiri dan Jumadi Gading Kabag Humas dan Protokol Setda Kayong Utara.

“Kami minta Pemkab KKU, secepatnya menunjuk Tim Pendamping proses ini di lapangan,” timpal Syahrannur Kabid Pengadaan Tanah BPN Provinsi Kalimantan Barat.

Comments
Loading...