Airsofter Dua Negara Deklarasi Antihoak di Singkawang

0 80

INIBORNEO, Singkawang – Lebih dari 100 airsfofter atau pemain airsoft dari seluruh Kalimantan Barat serta Miri, Sarawak Malaysia, mendeklarasikan anti hoak, anti intolerans dan anti radikalisme di Palm Beach Singkawang, Minggu 16 Februari.

“Alhamdulillah, peserta terjauh itu selain dari Kapuas Hulu, dan juga ada dari Miri Malaysia,” kata Wahyu ketua Panitia Sukirturahim dari Dragon Fly Air Softer Singkawang. Deklarasi ini merupakan dukungan terhadap Polres Singkawang dalam menciptakan Singkawang yang aman, tenteram dan bersatu dalam perbedaan.

Kapolres singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo mengapresiasi deklarasi melawan hoak yang digelar komunitas airsoft.

Menurut Wahyu, ajang silaturahmi kali ini sengaja sekaligus mendeklarasikan antihoak, antiradikalisme dan antiintoleransi, karena jejaring komunitas mempunyai kelebihan tersendiri dalam mengabarkan berita-berita benar dan baik.

Mengingat dalam kurun beberapa waktu terakhir, kota Singkawang terutama di dunia maya acapkali tersebar berita hoak dan bernada provokasi, sebut saja misalnya hoak isu penculikan anak, hoak pasien korona dan lain-lain. “Kami akan mendukung Polres singkawang dalam melawan berita bohong, provokasi, radikalisme dan intolerans,” katanya.

Edi Agus, Perwakilan komunitas Bandit Rangers mengapresiasi pelaksanaan Sukirturahim, menurutnya semangat kekeluargaan sangat kental terasa terlebih peserta kali ini berasal dari berbagai kabupaten di Kalbar serta dari negara tetangga Malaysia. “Fun-nya dapat, kekeluargaan dapat asyik sekali, kami datang hari ini sekitar 29 orang dari Pontianak,”kata Edi.

Terkait rencana even Kapolres Cup yang diinisiasi oleh Kapolres Singkawang, Bandit Rangers menurut Edi akan sangat mendukung lantaran even airsoft di Kalbar perlu diperbanyak. “Kami siap turun lagi ke Singkawang,” katanya.

Edi juga menilai, deklarasi yang dilakukan oleh komunita airsoft sangat perlu dilakukan dan digaungkan, terlebih hoak dan provokasi tidak hanya menjadi masalah bagi singkawang, namun juga daerah-daerah lainnya. “Kami dari Bandit Rangers sangat sepakat dengan deklarasi yang dilakukan tadi, ini masalah kita bersama,” katanya.

Sukirturahim berlangsung dalam tiga sesi, dengan skema pertempuran yang berbeda-beda. Misalnya War Game, Team Death match, dan Rebut Bendera. Usai sesi pertempuran, juga dilakukan pertukaran cinderamata antar komunitas dan pembagian door prize.(*)

Comments
Loading...