8 Tips Menjaga Berat Badan Selama Stay at Home

0 132

INIBORNEO.COM, Pontianak – Rasa bosan, jenuh, dan cemas yang berlebihan adalah beberapa efek yang mungkin dirasakan saat Isolasi diri di rumah pada musim pandemi ini. Salah satu cara yang dipilih sebagian orang untuk menghilangkan stres ini ialah melampiaskannya dengan makan.

Kebiasaan makan banyak yang dipengaruhi emosi ternyata tidak baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Kebiasaan buruk seperti itu bisa menyebabkan kenaikan berat badan atau memperburuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, misalnya diabetes. Situasinya bakal lebih buruk lagi kalau kamu nggak melakukan aktivitas fisik seperti biasa.

Berikut beberapa tips menjaga berat badan selama dirumah aja :

1. Mengatur Jadwal Harian

Salah satu alasan utama orang makan berlebihan di rumah adalah kurang teraturnya aktivitas harian. Membuat jadwal dan membangun komitmen akan mencegahmu berkeliaran tanpa tujuan ke dapur untuk melahap makanan yang ada.

2. Rencanakan Menu dan Porsi Makanan Terlebih Dahulu

Mungkin banyak yang bertanya, apa gunanya merencanakan makan di poin ini? Jawabannya simpel. Kalau menunggu sampai lapar buat memutuskan apa yang akan dimakan, mungkin akhirnya bakal makan lebih banyak. Atau memilih makanan yang kalorinya lebih tinggi dibanding menu sehat yang bisa direncanakan sebelumnya.

3. Beli Makanan yang Menyehatkan

Sebagian dari kita mungkin lebih nyaman makan makanan instan saat isolasi diri di rumah. Tapi seperti yang kita tahu, jenis makanan ini cenderung kurang sehat dan bikin kita gampang makan berlebih. Biar lebih sehat, cobalah beli produk segar, atau yang mengandung serat dan protein sebanyak mungkin.

4. Jangan Menganggur di Rumah

Kala bosan melanda, hal termudah buat dilakukan adalah mengisi waktu itu dengan makanan. Maka dari itu, cara terbaik untuk menjauh dari makan berlebih yakni mencari kesibukan di rumah. Misalnya, alih-alih marathon drama Korea berjam-jam sambil ngemil, coba alihkan rasa bosanmu pada aktivitas yang bisa mempertajam pikiran. Misalnya membaca buku, memecahkan puzzle, atau mencoba bermain gim asah otak.

5. Pisahkan Ruang Makan dan Ruang Bekerja

Tentukan satu tempat di rumah sebagai tempat makan, dan cobalah untuk menjaga ruang kerja dan relaksasi terpisah darinya.

Idealnya, batasi makan di area dapur atau ruang makan. Ini terbukti sulit bagi orang-orang yang sekarang bekerja dari rumah. Tapi dalam kasus ini, setidaknya cobalah pindah ke kursi lain saat waktu makan untuk membedakan ruang kerja dan makan.

Sangat tidak disarankan untuk makan dan bekerja secara bersamaan. Dan kalau menonton TV atau membaca di sofa terus merasa lapar, pergilah ke dapur atau ruang makan, lalu kembali ke sofa setelah selesai makan.

6. Istirahatkan Diri dari Berita yang Berpotensi Memicu Kecemasan

Menyimak berita tentang virus Corona yang terus muncul di TV maupun di internet jelas bisa memicu stres. Akhirnya, malah beralih ke makanan biar nggak stres lagi.

Solusnya, ganti saluran ke stasiun non-berita atau matikan saja televisi di rumah. Atau luangkan waktu  di mana kamu nggak memegang ponsel sama sekali.

7. Temukan Cara untuk Mengatur Emosi

Kalau merasa stres atau cemas, cari cara untuk mengatasinya tanpa harus melibatkan makanan. Dengarkan musik, bersihkan lemari atau laci, ikut kelas olahraga online, atau coba strategi sehat lainnya yang pernah digunakan untuk membantu mengurangi stres di masa lalu.

8. Coba Tetap Terhubung dengan Orang-Orang Terdekat

Tip terakhir ini sangat penting untuk memerangi stres dan melindungi kesehatan mental secara keseluruhan. Walaupun kamu mungkin nggak bisa mengunjungi teman dan keluarga secara langsung, gunakan teknologi yang tersedia untuk tetap berhubungan dengan orang yang kamu sayangi.

Nggak bisa dipungkiri, kita semua butuh makanan untuk mengisi energi. Makanan yang lezat, selain mengenyangkan, tentu bisa bikin suasana hati jadi berseri kembali. Tapi di sisi lain, sangat penting untuk mengatur pola makan, khususnya di masa karantina.

Yuk, Jaga pola makan, pilih makanan sehat, dan isi hari-hari kita dengan aktivitas yang produktif.

Comments
Loading...