Hari Bhakti Imigrasi ke-70, 130 PMI di Mukah dapat Layanan Paspor “Jemput Bola”

0 39

INIBORNEO, Mukah – Sebanyak 130 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Mukah, Sarawak, Malaysia mendapat pelayanan ‘jemput bola’ pengurusan dokumen keimigrasian berupa paspor oleh tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Sabtu (18/01/2020) pagi.

Layanan paspor simpatik KJRI Kuching jemput bola ini dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Imigrasi ke-70. Kegiatan berlangsung di ladang Delta Pelita Sebakong, Mukah.

Sebelum kegiatan pelayanan dimulai, tim KJRI Kuching menyampaikan arahan Konsul Jenderal (Konjen) RI, Yonny Tri Prayitno. Dalam arahannya, Konjen menyampaikan kepada PMI yang bekerja agar selalu menjaga kesehatan serta mematuhi aturan hukum di Malaysia.

“Pak Konjen juga menyampaikan pesan kepada PMI, bahwa kehadiran KJRI memberikan pelayanan untuk memudahkan dan meringankan beban PMI,” kata Atase Imigrasi KJRI Kuching, Ronni Fajar Purba kepada iniborneo.com, Sabtu siang.

JEMPUT BOLA. PMI foto bersama usai mendapatkan pelayanan jemput bola pengurusan paspor oleh Imigrasi KJRI Kuching di ladang Delta Pelita Sebakong, Mukah, Sabtu (18/01/2020)–Dok. KJRI Kuching

Dalam artian, para PMI tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke KJRI Kuching untuk penggantian paspor. Kemudian, tujuan lain dari pelayanan jemput bola ini untuk memastikan kepada PMI bahwa negara siap dan selalu memberikan perlindungan dan pelayanan.

“Pada intinya, kegiatan hari ini berjalan dengan lancar. Besok pelayanan yang sama akan kami laksanakan di ladang Taan Plantation, Sibu. Sudah 85 orang yang mendaftar,” jelasnya.

Ronni melanjutkan, selain memudahkan pengurusan paspor, tim KJRI Kuching juga memberikan pelayanan sosialisasi dari fungsi Konsuler 1, yakni mengenai perlindungan WNI.

“Dalam kesempatan itu, juga disampaikan terkait hak-hak dan perlindungan PMI yang dapat dilakukan oleh KJRI. Intinya, kehadiran Imigrasi di perwakilan dapat memberikan kontribusi SDM unggul, diplomasi ekonomi Indonesia kuat. Dan, sebagai wujud negara hadir untuk perlindungan WNI,” tutupnya.

Comments
Loading...