Petani dan Warga Sungai Putat Rayakan HUT RI di Lahan Tani Gambut

  • Share
banner 468x60

INIBORNEO.COM, Pontianak – Belasan warga Sungai Putat, Pontianak, memeringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan upacara di lahan gambut, tempat mereka bercocok tanam sayur mayur. Upacara dilakukan dengan mengibarkan bendera merah putih di lahan pertanian.

“Momentum kemerdekaan kali ini bertemakan Tangguh Negeriku Tangguh Panganku. Dilaksanakan prosesi pengibaran bendera merah putih di kebun sayur warga Dharma Putra RW 30 dengan motivasi beberapa hal,” kata Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP), Syamhudi, 17 Agustus 2021.

banner 336x280

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Kalimantan Barat ini mengingatkan, semangat kemerdekaan harus sejalan dengan kekuatan bertahan pangan rakyat di saat mengalami situasi pandemi COVID-19.

Dia mengatakan, masyarakat harus bisa menghargai dan berterima kasih atas upaya petani yang selama ini dalam menjaga stok pangan lokal dan nasional agar asupan gizi rakyat  tetap terpenuhi.

Tak hanya itu, dia mengajak semua pihak untuk terus menjaga dan mempertahankan fungsi gambut. Hal yang kemudian menjadi inspirasi untuk melaksanakan pengibaran bendera di kebun sayur lahan gambut budidaya.

“Lahan gambut menjadi instrument ekologis terpenting untuk keberlangsungan kota Pontianak. Dalam artian kota ini mesti ramah lingkungan dan mempertahan bentuk dan fungsi ekologis dalam pembentukan kotanya,” kata Syamhudi.

Secara terpisah, Lurah Siantan Hilir, Purwati, menambahkan, bahwa pandemi bukan berarti berdiam diri. Dia mengapresiasi kegiatan simbolis yang dilakukan warga Sungai Putat tersebut untuk tetap kreatif. “Kita harus bangkit,” ujarnya.

Upacara di lahan gambut ini, selain bentuk dukungan terhadap penguatan pangan, juga sebagai bentuk eksistensi warga Siantan Hilir untuk tetap menjaga gambut.

Pelaksanaan upacara bendera ini melibatkan langsung petani sekitar, bersama pihak Kelurahan Siantan Hilir, Forum Anak Siantan Hilir, Bhabinkamtibmas Mapolsek Siantan Hilir, dan Babinsa Koramil 01/Pontianak Utara. Warga sangat  senang dan antusias mengikuti prosesi ini dengan tetap patuh protoko kesehatan,” kata Syamhudi.

Syamhudi cukup serius dalam isu pengelolaan lahan secara berkelanjutan, dia pun dipercaya sebagai Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Provinsi Kalimantan Barat.

Tahun 2019 lalu, dia juga mendapat penghargaan kategori Komunitas Peduli Sungai dari Kementerian PUPR. (*)

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.