banner 728x250

Akhir Bulan Juli Ini, 345 Ribu Pelaku Sektor Jasa Keuangan Telah Divaksin

  • Share
banner 468x60

INIBORNEO.COM, Pontianak – Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesa dan Forum Komunikasi Jasa Keuangan melakukan vaksinasi massal untuk pelaku sektor jasa keuangan dan umum, pada 29-30 Juli 2021. Target minimal 345 ribu orang sampai akhir bulan Juli 2021 di seluruh Indonesia dan 10 juta orang sd akhir tahun 2021.

“Percepatan vaksinasi ini diharapkan dapat menciptakan kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga upaya percepatan pemulihan ekonomi dapat menjadi lebih optimal,” ujar Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin, kepada wartawan.

banner 336x280

Sejalan dengan komitmen kepada Pemerintah, OJK mendorong beberapa lembaga keuangan untuk membentuk sentra-sentra vaksinasi untuk Pegawai dan para konsumennya seperti yang diinisiasi HIMBARA (BNI, Bank Mandiri) dan Bank CIMB Niaga cabang Pontianak pada tanggal 12 sampai dengan 24 juli 2021 yang lalu dan berhasil melakukan vaksinasi kepada 3.708 (tiga ribu tujuh ratus delapan) orang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

Dan dalam kesempatan yang sama, Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Barat juga memberikan vaksinasi kepada 1.633 peserta sehingga jumlah vaksin yang diberikan menjadi sebanyak 5.341 orang. “Pada kesempatan kali ini vaksinasi massal hasil kerjasama OJK Provinsi Kalimantan Barat, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat memiliki target sebanyak 600 peserta tervaksinasi yang akan dilaksankan selama dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 29 dan 30 Juli 2021,” paparnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Agus Chusaini, menambahkan, agar masyarakat yang telah mendapatkan vaksin untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. “Vaksin ini bukan artinya tidak bisa bisa terkena virus, jadi tetap harus waspada,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemberlakukan layanan digital merupakan hal yang sangat membantu di saat pandemic, untuk meminimalisir kontak dengan orang banyak. “Transaksi digital ini merupakan hal yang mutlak, dan semua akan menuju ke sana. Maka ini saatnya untuk melakukan pembiasaan baru,” ujarnya.

Agus mengatakan, era digitalisasi akan terus berkembang dan meliihat trennya transaksi digital seperti SKNBI, RTGS, kartu kredit, sebenarnya mengalami kenaikan.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *