Ozthetique Buka Cabang di Pontianak

0 1

INIBORNEO, PONTIANAK- Ozthetique, klinik kecantikan terkemuka kini hadir di Pontianak dengan beragam perawatan lengkap untuk wajah dan tubuh. Grand Opening Ozthetique Pontianak yang digelar Kamis (28/11), merupakan cabang keempat dari klinik Ozthetique yang ada se-Indonesia.

“Ini merupakan cabang yang keempat. Selain itu ada tiga cabang lagi yakni di Pontianak, Serang dan Bintaro. Klinik Ozthetique pertama dibuka di Jakarta pada tahun 2017,” ujar Owner Ozthetique Pontianak dr Dhea Larasasti, MARS.

Klinik Ozthetique yang beralamat di Jalan Ayani no.155 ini menyediakan berbagai macam perawatan kecantikan terkini. Mulai dari perawatan wajah hingga tubuh ditawarkan dengan harga berkisar ratusan ribu untuk perawatan wajah hingga puluhan juta rupiah untuk paket perawatan tubuh. Dengan mengedepankan perawatan pengencangan dan penghilang bulu, Ozthetique menggunakan peralatan kecantikan modern, steril dan juga halal.

“Produk yang akan kita highlight itu, perawatan slimming wajah, paket pengencangan serta penghilang bulu yang paling sering. Harga untuk perawatan scar dan pengencangan itu berkisar ratusan ribu hingga diatas 35 juta. Kita bawa alat-alat baru untuk menangani perawatan tersebut,” jelasnya.

Untuk konsultasi dan tindakan perawatan, selain Dhea sendiri yang menangani, Ozthetique juga menggandeng 3 dokter kecantikan serta 1 orang dokter gigi.

Ibu Kapolda Kalbar Eka Didi Haryono yang hadir dalam grand opening tersebut sangat mengapresiasi kehadiran klinik kecantikan Ozthetique di Pontianak. Ia berharap, dengan adanya Ozthetique, masalah-masalah wanita terkait kecantikan kulit dan wajah dapat teratasi.

“Semoga kulit-kulit orang Pontianak bisa menjadi sehat ya. Saya juga akan coba. Kalau cocok, bisa saya lanjutkan terus disini,” ujarnya.

Jerawat Dan Flek

Menurut Dhea, masalah kulit yang paling sering dikeluhkan oleh perempuan Pontianak adalah kulit yang berjerawat, bekas jerawat dan flek. Selain diakibatkan oleh paparan matahari yang berlebihan, penyalahgunaan produk kosmetik juga menjadi alasan utama munculnya masalah kulit tersebut.

“Masalah kulit yang paling sering ditangani di Pontianak ini adalah jerawat, bekas jerawat dan flek. Karna memang mataharinya yang lebih kencang, juga yang paling sering itu akibat penyalahgunaan kosmetik, krim- krim yang tidak ber-BPOM,” ujarnya.

Produk kosmetik tersebut, lanjutnya, menggunakan bahan-bahan yang dilarang sehingga membuat kulit rusak.

“Memang instan tapi merusak kulit. Sehingga perawatannya menjadi lebih mahal,” ujarnya.

Untuk itu, Dhea berpesan agar tidak menggunakan kosmetik-kosmetik yang tidak memiliki label BPOM dan tetap menjaga kesehatan kulit meski tidak memiliki masalah. Termasuk menjaga asupan air putih dan buah-buahan.

“Karna kalau kulit sudah rusak, harus diobati dan itu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Mending dirawat sejak dini, jangan sampe pengobatan,” ucapnya.

Comments
Loading...