Potensi Sejarah Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak

0 16

INIBORNEO, Pontianak – Hujan yang turun tidak merata dan  bergiliran di sejumlah wilayah kota Pontianak sore ini (22/10/2019). Sepertinya tidak menyurutkan mereka melanjutkan sesi diskusi dalam rangkaian kegiatan Seratoes-248.

“Kabar tersebut tentunya menjadi kabar baik, dan seolah menjadi seteguk air  dalam rasa dahaga akan lokasi-lokasi yang edukatif dan informatif  akan kota Pontianak. Tentunya juga dengan tempat dan peninggalan bersejarah nya” kata Haris, salah seorang pendiri Kuwas Pontianak.

Diskusi  pada kesempatan kali ini mengetengahkan tentang Potensi Sejarah Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak. Hadir sebagai pematik diskusi Hera Yulita dan Hamdan Darsani dari Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) Pontianak. Serta moderator oleh  Khamsyahrahman, penulis buku Sejarah DIKB dan buku Sejarah HMI cabang Pontianak.

Hadir dalam diskusi para penggiat wisata sejarah, jurnalis, dosen, penggiat literasi, penggiat ekonomi kreatif serta lainnya. Pembicaraan berkenaan dengan tempat, bangunan serta moment-moment bersejarah di kota Pontianak. Kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan, harapan, keinginan kedepannya.

Lokasi SDN 14 jalan Tamar yang menjadi tempat diskusi semakin menambah kental suasana. Bukan hanya lokasi tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di kota Pontianak. Namun, juga ruangan karenanya  sudah tidak lagi dipergunakan keseharian untuk kegiatan belajar-mengajar siswa sd, karena sudah memiliki lokal (ruang belajar) baru. Apalagi tersebar informasi akan di buatnya museum di kota Pontianak.

Menyikapi hal tersebut dalam diskusi juga muncul keinginan segera terwujudnya museum kota Pontianak. Serta yang paling penting untuk disikapi dan diperhatikan bersama juga adalah keberadaan museum itu nantinya jangan hanya sebatas plang nama dan ruang yang bagus saja. Namun, juga perlu sangat perlu diperhatikan isi nya. Bagaimana informasi berkenaan dengan sejarah penamaan kampong, sejarah tempat, peninggalan, bangunan, moment peristiwa bersejarah di kota Pontianak  dan lainnya menjadi bagian penting yang diinformasikan nantinya.

Diskusi tentang Potensi Sejarah Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak merupakan salah satu dari 8 dikali 2 atau 16 kali rangkaian bedah buku dan diskusi di sepanjang kegiatan seratoes-248. Rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut 100 tahun koran langka dan hari jadi Pontianak ke 248. Terdiri dari dua kegiatan besar. Yakni Pemeran koran langka serta pameran Buku lokal konten. Dilakukan di empat tempat/ ‘venue’. Yakni di Kantor LKBN Antara biro Kalbar, Daun Lebar Coffee, Warung Kopi BOS, serta PMK Co-working Space. Berlangsung semenjak 15 Oktober hingga 2 November 2019.

Comments
Loading...