Pemanfaatan Potensi Dalam Festival Kampoeng Sungai Kapuas

0 5

INIBORNEO, Pontianak – Pemkot menyelenggarakan Festival Kampoeng Sungai Kapuas, Kamis (3/10), untuk memanfaatkan potensi masyarakat sekitar. Beberapa karya yang ditampilkan seperti batik tulis, tenun kain kelengkang, melukis sampan, membuat dan menghias caping dan sebagainya. Festival ini dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie.

“Festival ini diharapkan bisa memotivasi dan merangsang masyarakat kampung sekitar untuk memanfaatkan potensi yang ada,” ucapnya Yanieta ketika ditemui di Waterfront City Benua Melayu Laut.

Festival ini bekerjasama dengan komunitas-komunitas pengrajin, khususnya yang ada di masyarakat sekitar. Salah satunya Rumah Batik Kamboja yang menampilkan secara langsung proses pembuatan batik tulis.

“Batik tulis dikenal lebih tradisional dan unik, karena tidak ada yang sama alias limited edition,” ujar Bu Ema, Pengurus Rumah Batik Kamboja. Batik yang diproduksi oleh Rumah Batik Kamboja menggabungkan corak daerah seperti corak insang dan perahu yang mencirikan sungai Kapuas. Tak tertinggal corak bunga kamboja, yang diambil dari nama kampung sekitar. Untuk pengerjaan 1 kain batik tulis memakan waktu 1 minggu.

Festival ini diharapkan bisa menjadi destinasi wisata di Kota Pontianak dengan adanya mural-mural di kampung sekitar, kerajinan-kerajinan serta makanan tradisional.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan tahunan serta mampu menambah perekonomian masyarakat sekitar,” tutup Yanieta.(*)

Comments
Loading...