banner 728x250

Bersepeda Melintasi Rimba di Jantung Borneo

banner 468x60

Di bawah terik matahari, seorang perempuan dengan jersey sepeda memimpin lagu, pada 29 Oktober 2018. Indonesia Raya pun berkumandang di kawasan perbatasan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Sucestoria Harly, sang pemimpin lagi merupakan atlet balap sepeda Kalimantan Barat, hingga awal tahun 2000an. Ratusan pesepeda yang dipimpinnya bernyanyi adalah peserta kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo II.

Tidak setiap hari lagu kebangsaan dinyanyikan di perbatasan. Sebanyak 137 pesepeda ini terdiri dari tiga negara; Indonesia, Malaysia dan Brunei Darusalam. Mereka melintasi 141 kilometer menyusuri kawasan Heart of Borneo, atau jantung rimba Kalimantan. Start dimulai di daerah Sri Aman, Sarawak menuju Kecamatan Lanjak Kabupaten Kapuas Hulu.

banner 336x280

“Kegiatan ini memupuk rasa persaudaraan antar-negara. Di dalam olahraga menyatukan semua golongan di tataran sosial,” tukas Tori. Rute jelajah pun cukup menantang. Jika di kawasan Sri Aman hingga Lubuk Antu, sejauh sekitar 90 kilometer, merupakan rute yang lurus dan panjang. Etape kedua di kawasan Indonesia lebih dari 40 kilometer sisanya dominan tanjakan dan turunan.

Sri Rahayu Ningsih (52), salah seorang peserta asal Jogjakarta sudah dua kali ikut kegiatan ini. Saat pertama ikut, Sri tidak bersepeda, tetapi mengurusi logistic teman-teman komunitas sepeda yang ikut kegiatan serupa. Di tahun ini, pelaksanaan Bersepeda di Jantung Borneo mulai mengikuti standar Good Event, program yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Even ini memastikan penilaian dari sisi standar lingkungan, ekonomi dan sosial.

Roni Wang, ketua panitia Bersepeda di Jantung Borneo menekankan upaya menularkan gaya hidup hijau kepada para peserta dan masyarakat. “Kita minimalisir sampah, tidak menggunakan plastic untuk makanan, menggunakan air isu ulang. Bersepeda juga mengurangi kemacetan dan polusi,” ujarnya. Animo peserta cukup baik untuk kegiatan ini. Berbagai pehobi dari Sumatera hingga ke Papua turut andil.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dari agenda besar Festival Danau Sentarum Betung Kerihun 2018. Mengusung tema Cross Country Eco Cycling. Dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum juga mengirimkan perwakilannya. Kepala Balai Besar TaNa Bentarum, Arief Mahmud, Ardi Andono, M. Ilyas, M. Reka Permana dan Ahmad Gazali Darda turut menjadi peserta dalam event ini.

“Bersepeda di Jantung Borneo II merupakan pionir pelaksanaan Standar X #GoodEvent di Indonesia. Program yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini mengusung prinsip pengurangan material non ramah lingkungan, perubahan perilaku disiplin terkait sampah dan tertib berlalu lintas, serta menyebarkan pesan penyelenggaraan acara yang berpihak pada lingkungan,” papar Arief Mahmud.

Event ramah lingkungan seperti ini penting untuk ditularkan kepada event-event sejenis atau event lainnya di Indonesia. “Mulai perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pasca event, panitia dan peserta berusaha menerapkan kriteria Good Event dalam Bersepeda di Jantung Borneo II,” katanya.

Penyebaran informasi dan promosi menggunakan eposter untuk mengurangi pemakaian kertas, peserta diwajibkan membawa tumbler, peserta dan sepeda diantar ke lokasi acara menggunakan transportasi publik untuk mengurangi polusi, pesepeda wajib menggunakan helm, serta diajak mematuhi peraturan lalu lintas dan perilaku ramah lingkungan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat, Natalia Karyawati menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan inisiatif dari teman-teman pegiat sepeda di Kalbar. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan datang ke Kalbar. “Ke depan bersepeda di jantung borneo  bakal menjadi agenda rutin tahunan. Selain ini, pihaknya juga akan mengadakan kegiatan sepeda lain bertajuk Tour d’Malindo,” katanya.

Penyelenggaraan Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (FDSBK) 2018 adalah sebuah hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah), pemerintah pusat (Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum) dan LSM (WWF Kalbar, Dian Tama, Earth Race, PRCF Indonesia, Kompakh, ASPPUK, Lanting Borneo, dll.).

Acara Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (FDSBK) tahun lalu mampu menarik lebih dari 15.000 orang, termasuk turis Malaysia. “Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, selama acara tahun 2017 ada 15.000 orang yang hadir dalam acara tersebut. Jika masing-masing menghabiskan Rp 200.000, berarti total transaksi di Kapuas Hulu mencapai Rp 3 miliar, “kata Bupati Kapuas Hulu Abang M. Nasir.

Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (FDSBK) 2018 menampilkan pameran kerajinan dan masakan lokal, dan berbagai kompetisi seperti kompetisi sumpit, kompetisi gasing, kompetisi kano dan lomba minum madu, yang diharapkan melibatkan 2.000 peserta.

Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (FDSBK) 2018 akan memberikan banyak manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu; sebagai promosi objek wisata dayak di Kab. Kapuas Hulu khususnya TN Betung Kerihun dan TN Danau Sentarum beserta daerah sekitarnya serta daya tarik di situs budaya di Kapuas Hulu; Meningkatkan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Kab. Kapuas Hulu yang secara otomatis meningkatkan pendapatan penduduk setempat dan kenaikan PAD (pendapatan daerah) Kabupaten Kapuas Hulu; serta meningkatkan investasi melalui pembangunan sarana dan prasarana pariwisata di Kapuas Hulu.

Kapuas Hulu terkenal dengan keindahan dua objek wisata andalannya, yaitu Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun. Danau Sentarum yang terbentuk pada zaman es merupakan rumah bagi 510 spesies tumbuhan, 33 di antaranya merupakan tanaman endemik sedangkan 10 spesies lainnya adalah spesies baru.

Selain itu, Taman Nasional Danau Sentarum juga menampung 141 spesies mamalia, 29 spesies endemik dan 64 persen adalah hewan asli. Tempat ini juga merupakan rumah bagi 266 spesies ikan, di mana 78 persennya merupakan spesies endemik, menjadikan Taman Nasional Danau Sentarum sebagai salah satu habitat ikan air tawar terlengkap di dunia.

 

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *