banner 728x250

Ratusan Warga Rapatkan Barisan Tangkal Hoax

  • Share
Generasi Pesona Indonesia ikut berpartisipasi dalam kampanye publik antihoax yang dihelat Hoax Crisis Center.
banner 468x60

INIBORNEO, Pontianak – Warga Kalimantan Barat dari berbagai komunitas merapatkan barisan untuk menangkal berita bohong atau hoax. Sejatinya, melawan kabar bohong harus dilakukan oleh banyak pihak, dan dari berbagai lapisan masyarakat.

Komitmen ini dikuatkan dalam kampanye public antihoax, yang digelar di area Car Free Day (CFD), Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Minggu (22/7/2018). Berpusat di depan Masjid Raya , kampanye dihadiri puluhan komunitas di Kota Pontianak, khususnya kaum milenial.

banner 336x280

“Bentuk komitmen sudah jelas untuk melawan hoaks. Komitmen itu tidak abu-abu. Komitmen itu ya atau tidak saja,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Barat Anthony Sebastian Runtu.

Dia memberikan apresiasi terhadap kampanye publik yang digagas oleh HCC. Ia berharap jangan sampai deklarasi anti hoaks hanya seremonial saja. “Kegiatan seperti ini harus berlanjut. Harus tetap kita lanjutkan. Kita harus menyelamatkan generasi Kalbar. Kita harus ingat bahwa Kalbar sudah penuh dengan warna-warni persoalan masa lalu. Kita tidak ingin itu terulang kembali. Kita harus menatap masa depan,” katanya.

Kendati Kalbar sempat masuk daerah rawan Pilkada, namun ia memberikan apresiasi kepada semua komponen masyarakat Kalbar yang punya kesadaran menjaga keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita akan masuk kepada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif Tahun 2019. Jangan sampai karena kepentingan pribadi dan golongan, Pilkada jadi sumber utama dan penyulut terjadi perpecahan, khususnya melalui hoaks,” imbuhnya.

Anthony mengakui jumlah hoaks yang beredar di media sosial begitu banyak setiap harinya. Saat ini, masih dijumpai perkembangan hoaks didukung oleh kebiasaan masyarakat selaku pengguna media sosial yang lebih suka mencari sensasi berita. “Kebanyakan kita kalau itu berita positif dilewati. Berita besifat hoaks itu sensaional dan jadi komoditas pencarian orang. Hoaks ini bisa diorder,” jelasnya. Ia mengingatkan bahaya berita bohong jika disampaikan dan diterima terus-menerus, maka akan membuat orang yang menerima percaya.

“Itu lah yang dinamakan cuci otak. Cuci otak bisa dilakukan beberapa jam saja, jika hoaks itu sejalan dengan pikiran orang yang menerima. Secara geografis dan ekonomi, Kalbar menjadi daerah potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA). Semua mata dunia tertuju ke Kalbar. Hargai pemberian Tuhan dengan cara merawat secara politik, budaya dan sosial,” tambahnya.

Kapendam XII/Tanjungpura Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe menambahkan, agar kampanye serupa bisa dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Barat, bahkan ke wilayah Kalimantan Tengah. “Sekarang ini bukan hanya menangani dan memerangi, tapi perlu menggencarkan sosialisasi ke segenap komponen dan elemen masayarakat. Khususnya, adik-adik kita yang masih sekolah. Kita harus rajin mensosialisasikan bahaya rawan dan negatif yang timbul dari hoaks,” jelasnya.

Kapendam menegaskan apa yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab melalui pemberitaan hoaks dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI. Jika persatuan dan kesatuan pecah, maka berujung pada kehancuran. Ia yakin bangsa Indonesia tidak ingin hancur dikarenakn hal seperti ini.

“Kita masih punya landasan Pancasila yang masih mempersatukan kita. Kita kembalikan lagi ke ideologi negara. Kita telah diajar dan didik sebagai Bangsa Indonesia harus berperilaku baik bagi diri sendiri, lingkungan, negara dan bangsa. Perilaku dan sifat yang tidak perlu dan dapat merugikan orang apalagi dapat membuat benturan antar suku agama dan ujaran kebencian harus dihindari bersama-sama. Supaya negara kita bisa tenteram, aman dan tertib nantinyaa,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga didukung Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Pontianak dan Komunitas Peduli Informasi (KOPI) Kalbar. Kampanye juga dihadiri unsur Polresta Pontianak, Panwaslu Kota Pontianak dan lainnya. Kampanye ini diisi pula dengan pertunjukan teater dari Sanggar Anak Budaya.

Selain membagikan pin kepada masyarakat dan orasi, komitmen melawan hoaks secara bersama-sama disimboliskan dengan pemasangan pin anti hoaks HCC. menegaskan untuk melawan hoaks diperlukan komitmen yang jelas. (R)

 

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *