Replika Pagoda Raksasa 20 Meter Perayaan Imlek 2571 Target Pecahkan Rekor Muri

0 93

INIBORNEO, Pontianak – Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat selalu menyuguhkan hal yang unik dan menarik. Tahun ini, sebuah replika pagoda raksasa dibangun dan akan dinilai oleh Museum Rekor Indonesia.

“Pagoda ini tingginya 20,20 meter, dibangun menggunakan rangka baja,” ujar Ketua Panitia CGM, Tjhai Leonardi, Jumat ini. Pagoda terdiri dari delapan lantai, dimana dua lantai di bawahnya dapat dinaiki.

Perayaan ini dibuka secara meriah oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, pada Kamis malam kemarin, di lapangan Stadion Kota Singkawang.

“Kita sangat mengapresiasi (kinerja) Ibu Wali Kota dan seluruh Masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang yang telah berpatisipasi dalam perayaan Imlek ini, termasuk adanya Pagoda terbesar ini,” kata Ria, dalam sambutannya. Ria membacakan sambutan pembukaan perayaan Imlek di dalam pagoda raksasa tersebut.

Adanya atraksi menarik ini merupakan salah satu unggulan tahunan Kota Singkawang. Selama 15 hari ke depan, warga Kota Singkawang dan para pengunjung yang berasal dari luar kota bahkan manca negara akan disuguhkan dengan serangkaian kegiatan. Tak terkecuali atraksi Tatung yang tersohor.

“Masyarakat Tionghoa Kalbar harus tetap melestarikan budaya, namun juga menjaga persatuan dan kesatuan. Tetap damai untuk Indonesia,” pesan Ria lagi. Dia menambahkan, Pemprov Kalbar selalu mendukung setiap etnis di daerah untuk mengembangkan adat dan budayanya.

Bahkan, perayaan budaya setiap etnis di Kalimantan Barat menjadi perayaan semua etnis yang ada. Untuk perayaan Imlek kali ini, Pawai Tatung akan digelar pada awal Februari 2020. Sebanyak 813 tatung yang terdaftar sebagai peserta. Bahkan, terdaftar tatung dari negara Malaysia dan Taiwan.

Secara terpisah, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menambahkan, perayaan Imlek tidak melulu dengan kemewahan dan suka ria semata. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kalau pergantian tahun, kita melakukan evaluasi dan introspeksi apa yang sudah kita lakukan dan apa yang belum kita lakukan dan untuk kedepan yang lebih baik lagi,” tukasnya.

Kata dia, tahun ini adalah tahun tikus logam yang mempunyai makna tahun yang kuat, dan makmur. Diyakini tahun ini akan membawa keberuntungan bagi siapa pun untuk berbuka usaha berbisnis. “Maka dari itu kita harapkan seluruh masyarakat di manapun berada untuk bisa berinvestasi di Kota Singkawang khususnya,” tambahnya.

Comments
Loading...