Matahari Terpaksa Tutup Lagi Beberapa Gerai Akibat Pandemi

0 322

INIBORNEO.COM, Jakarta – Akibat pandemi Covid-19 yang menyerang dan belum juga usai, Matahari Department store terpaksa kembali menutup beberapa gerainya. Ini karena emiten berkode saham LPPF ini harus menanggung kerugian hingga ratusan milliar rupiah terhitung dari bulan Januari hingga September 2020.

“Karena pandemi Covid-19 ini membuat kami terpaksa mempercepat penutupan gerai-gerai yang berkinerja kurang baik, sejalan dengan upaya Matahari dalam merestrukturisasi bisnis. Sepanjang tahun ini, tujuh gerai format besar dan seluruh gerai khusus ditutup,” kata CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari dalam rilis resminya di keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, pendapatan PT Matahari Department Store Tbk hingga September 2020 merosot hingga 57,5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya. Emiten berkode LPPF itu hanya mengantongi pendapatan sebesar Rp 3,33 triliun, dari Rp 7,83 triliun pada periode sama tahun 2019.

Pendapatan itulah yang menggerus laba bersihnya, hingga jadi minus alias rugi bersih Rp 616,61 miliar. Padahal, pada periode sama tahun 2019, LPPF masih membukukan laba bersih Rp 1,19 triliun.

Akibat bisnis ritel yang terus merosot, Matahari Department Store akan menutup kembali 6 gerainya pada akhir tahun ini. Keenam gerai besar tersebut ditutup karena tidak menguntungkan. Adapun lokasi gerai tersebut ialah berada di Jawa sebanyak 4 gerai, Bali 1 gerai, dan Sulawesi 1 gerai.

Walau mengaku sudah mulai pulih dan stabil pada bulan Juli hingga pertengahan September kemarin, namun semenjak PSBB kembali di implementasikan pada pertengahan September di Jakarta dan adanya pembatasan operasional di lokasi lainnya. Hal ini menyebabkan beberapa gerai terpaksa di tutup.

Manajemen juga menyatakan 147 gerai yang masih beroperasi akan terus dipantau kegiatannya. Sebanyak 23 gerai saat ini masuk daftar pantauan untuk peningkatan kinerja. Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan negosiasi pada pemilik lahan sewa.

“Kami akan bernegosiasi dengan pemilik lahan untuk mengubah biaya sewa menjadi lebih rendah,” ujar manajemen.

Sebelumnya, pada Oktober 2020, Matahari Department Store juga sudah menutup beberapa gerai besarnya. Penutupan gerai terpaksa dilakukan karena perseroan mengalami penurunan kinerja keuangan perusahaan dalam sembilan bulan terakhir akibat pandemi COVID-19.

Comments
Loading...