Masa Satgas Nataru Usai, Masyarakat Kalimantan Barat Lebih Memilih Produk Berkualitas

0 632
INIBORNEO.COM, PONTIANAK  – Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) Kalimantan VI telah melakukan satgas selama satu bulan lebih sejak 7 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021 kemarin dengan lancar dan tidak ada kendala. Penutupan satgas Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dilakukan secara serempak se-Indonesia dilakukan secara daring dengan jajaran manajemen Pertamina Kantor Pusat pada (11/01).
Selama satgas Nataru 2020/2021, Pertamina MOR VI mencatat konsumsi gasoline tertinggi terjadi pada tanggal 29 Desember 2020 atau H-3 Tahun Baru dengan kenaikan sebesar 24% dibandingkan normal. Terdapat peningkatan konsumsi selama masa satgas untuk BBM berjenis gasoline yaitu 3% dari konsumsi normal dari 6.634 KL/hari menjadi 6.830 KL/hari.
Peningkatan konsumsi rata-rata harian pada masa satgas dibandingkan konsumsi normal harian terdapat pada produk Pertamax (13%) 662 KL/hari dari 584 KL/hari. Sedangkan, untuk produk Pertamax Turbo, peningkatan sebanyak (18%) 22 KL hari dari konsumsi normal harian yaitu 19 KL/hari.
Untuk wilayah Kalimantan Barat, konsumsi rata-rata harian Pertamax  selama masa satgas Nataru 2020/2021 meningkat 84% (67 KL/hari)  dari konsumsi normal harian sebesar 36 KL/hari. Begitu pula dengan Pertamax Turbo meningkat sebanyak 7% (2 KL/hari) bila dibandingkan dengan konsumsi normal 1,9 KL/hari.
Peningkatan tidak hanya terdapat pada Pertamax Series, namun juga pada produk berjenis gasoil yaitu Pertamina Dex sebesar 8% (29 KL/hari) pada masa satgas Nataru pada tahun 2020/2021 ini dari konsumsi normal harian 27 KL/hari.
Di provinsi Kalimantan Barat, konsumsi Pertamina Dex pada masa Nataru meningkat sebanyak 2% (9 KL/hari) bila dibandingkan normal harian yaitu 8 KL/hari.
Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan berkumpul bersama keluarga disebabkan Covid-19. Hal ini berdampak pada meningkatnya konsumsi LPG 3 Kg  selama masa tersebut sejumlah 6,1% (1.296 MT/hari) dari konsumsi normal harian 1.222 MT. Konsumsi LPG PSO tertinggi terjadi pada tanggal 28 Desember 2020 atau H+3 Natal dengan kenaikan sebesar 22% dibandingkan normal.
Lain halnya dengan konsumsi LPG NPSO, konsumsi tertinggi pada tanggal 22 Des 2020 atau H-1 Natal dengan kenaikan sebesar 22% dibandingkan normal. Konsumsi LPG PSO di wilayah Kalimantan Barat meningkat sebanyak 6% (410 MT/hari) dibandingkan konsumsi normal harian 386 MT/hari.
Freddy Anwar, Executive General Manager Regional Kalimantan mengungkapkan lancarnya satgas Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 tidak lepas dari kerja sama yang solid dari seluruh pihak baik dari para perwira Pertamina yang standby selama 24 jam untuk menghadirkan energi ke seluruh pelosok Kalimantan.
“Tidak lupa pula kepada seluruh stakeholders terkait yang telah membantu pengawasan  pendistribusian BBM & LPG dan mendukung kelancaran semua prosesnya.” Ungkap Freddy.
Lebih lanjut Freddy menghimbau kepada masyarakat untuk dapat segera beralih menggunakan produk-produk berkualitas yaitu BBM Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo), Dex Series (Dexlite dan Pertamina Dex) serta produk LPG yaitu Bright Gas. Pertamina senantiasa terus berupaya optimal melayani dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Masyarakat juga dapat berperan aktif dan berkontribusi pada peningkatan layanan Pertamina. Apabila menemukan adanya kendala terkait pendistribusian BBM & LPG di lapangan, masyarakat dapat melaporkan hal tersebut ke call center Pertamina 135 atau melalui email ke pcc@pertamina.com.
Comments
Loading...