Hadiri Rakor Satgas Covid-19, Wakapolda Minta Satgas Lebih Proaktif

0 525

INIBORNEO.COM, Pontianak – Gubernur Kalbar Sutarmidji bersama Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin dan Pangdam II/ Tanjungpura menghadiri rapat koordinasi yang di gelar Satgas penanganan Covid-19 di Aula Makodam (24/11). Dalam sambutannya Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa Kalbar termasuk dalam daerah yang cukup responsif dalam penanganan Covid-19. Namun ia juga mengingatkan agar lebih proaktif khususnya yang terlibat dalam Satgas Covid-19.
“Berkat integrasi seluruh steakholder, para pemangku kebijakan. Kalimantan Barat termasuk daerah yang cukup responsive dalam upaya penanganan Covid-19,” kata Wakapolda Kalbar saat memberikan sambutannya.
Meski demikian, menurut Wakapolda Kalbar sosialisasi dan pengawalan terhadap pendisiplinan Protokol Kesehatan harus semakin giat dilakukan. Ia juga mengapresiasi kepala daerah yang berani dan tegas dalam penanganan Covid-19.
Rakor dengan tema optimalisasi Satgas Covid-19 daerah dalam rangka percepatan penanganan di Kalimantan Barat ini turut menghadirkan seluruh kepala daerah hingga para Kapolres jajaran Polda Kalimantan Barat dan Dandim.
“Kita sadari dan ketahui bersama, bahwa tempat usaha tidak sedikit yang mengabaikan protokol kesehatan. Prilaku yang seperti ini agar jangan bosan-bosannya kita imbau dan ingatkan. Saya apresiasi kepada kepala daerah yang sudah tegas dalam memberikan teguran kepada pelaku usaha. Bahkan ada yang sampai ditutup sementara,” Kata Brigjen Pol Asep Safrudin.
Lebih jauh Asep Safarudin mengatakan bahwa dengan menunjukkan kehadiran di tengah masyarakat, dalam hal ini Polda Kalbar mengutamakan kesehatan masyarakat.
“Polda Kalbar sampai saat ini masih menggelar operasi dengan sandi Aman Nusa II yang memiliki tugas turun langsung bertemu masyarakat untuk mensosialisasikan dan mendisiplinkan protokol kesehatan,” kata Jendral Bintang Satu ini.
Wakapolda Kalbar juga menekankan bahwa penanganan pencegahan Covid-19 merupkan tanggung jawab bersama. Ia menyebutkan bahwa peran tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat.
“Dalam Satgas Covid-19 ini juga ada keterlibatan para tokoh, ini harus kita maksimalkan. Agar dapat menyentuh langsung masyarakat dan masyarakat pun semakin peduli terhadap kesehatan,” ujarnya.
Terkahir dalam arahanya, Brigjen Pol Asep Safrudin juga membahas mengenai persiapan dan kesiapan Pilkada.
“Kita harus mengedukasi masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS. Seluruh rangkaian Pilkada menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Comments
Loading...