Gunakan Identitas Palsu, Pemuda Sungai Raya Nyaris Loloskan 2 Kg Sabu di Bandara

0 120

INIBORNEO, Pontianak – Transportasi jalur udara masih rentan dilewati pelaku-pelaku penyelundupan. Seperti yang terungkap di Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, belum lama ini.

Dua kilogram narkoba jenis sabu dan 1.450 butir pil ekstasi berhasil diamankan Avsec Supadio di ruang tunggu keberangkatan. Kasus yang diungkap pada Minggu 29 Desember 2019 pukul 08.30 Wib ini, sudah diserahkan ke Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kalbar.

Direktur Resnarkoba Polda Kalbar Kombes Pol Gembong Yudha mengatakan, kasus penyelundupan narkoba ini berhasil digagalkan berkat kerjasama antara anggota Ditresnarkoba Polda Kalbar dan Avsec Supadio.

“Pengungkapan kasus ini saat jelang akhir tahun 2019. Barang-barang ini rencananya akan dibawa ke Jakarta,” ungkapnya, Kamis (16/1/2020).

Dalam kasus ini, SM, pemuda 24 tahun yang berdomisili di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya turut diamankan di ruang tunggu keberangkatan penumpang.

“Pelaku ini calon penumpang Lion Air JT 719 tujuan Jakarta. Dan ternyata dia menggunakan identitas palsu,” kata Gembong.

Dijelaskannya, modus pelaku dengan cara mengemas narkoba dan disimpan di antara dua laptop dalam tasnya. “Awalnya, tas ransel hijau mikik pelaku melewati x-ray di ruang keberangkatan bandara. Kemudian, terdeteksi ada barang mencurigakan,” jelasnya.

Saat dibongkar, dalam tas itu terdapat tiga bungkusan warna hitam. Dua bungkus diduga narkoba jenis sabu dan satu bungkus lainnya berisi ribuan butir pil ekstasi.

“Barang-barang ini diapit dua laptop yang dibungkus sehelai jaket jeans warna hitam. Kemudian dimasukkan dalam tas ransel,” papar Gembong.

Setelah diperiksa lebih mendalam, memang benar barang tersebut adalah narkoba jenis sabu seberat sekitar 2 kg dan pil ekstasi sebanyak 1.450 butir. SM saat itu juga langsung digiring ke Mako Ditres Narkoba Polda Kalbar.

Gembong mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap jaringan narkoba yang dibawa oleh SM dan sejauh mana keterlibatannya. “Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan. Kita masih masih melakukan pengembangan,‎” ujarnya.

Selain dua jenis narkoba itu, kepolisian juga menyita dua laptop dan dua handphone serta dan uang tunai Rp 18,4 juta, sebagai barang bukti. (Oks)

Comments
Loading...