Gubernur Kalimantan Barat Minta Disnakertrans Lakukan Inovasi

0 57

INIBORNEO, Pontianak – Gubernur Kalbar Sutarmidji meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalbar untuk dapat melakukan inovasi. Terutama perubahan pada Balai Latihan Kerja.

“Balai Latihan Kerja itu mubazir. Pemerintah harus lengkapi semua alat, praktek kerja atau laboratorium kerja untuk Murid SMK,” kata Sutarmidji saat menjadi Inspektur Upacara Hari Keselamatan Kerja Nasional (12/02) di halaman Disnakertrans Provinsi Kalbar.

Semua SMK harus dilengkapi Laboratorium dengan baik, agar mereka memiliki keahlian dan mereka harus juga di sertifikasi supaya mereka memiliki nilai dan dibayar sesuai standar UMP/UMR.

Sutarmidji juga mengatakan, kecelakaan kerja masih selalu berkaitan dengan upah yang murah sehingga kelengkapan-kelengkapan di perusahaan tidak standar dan mengakibatkan kasus-kasus kecelakaan kerja semakin banyak.

“Insyaallah, mulai tahun ini, Pemprov Kalbar akan membangun Pusat Sertifikasi untuk mengganti Balai Latihan Kerja ini,” ujarnya.

Untuk kedepan, kata Sutarmidji, para pencari kerja dari SMK maupun perguruan tinggi yang memerlukan sertifikasi keahlian, maka para pencari kerja wajib mengikut latihan dan tes yang dilakukan oleh pemerintah dan mengeluarkan sertifikasinya.

“Saya berupaya untuk mensinergikan dengan Program Presiden bantuan untuk para pencari pekerjaan yang lulus dan mendapatkan sertifikasi untuk mendapatkan tunjangan selama tiga bulan,”tuturnya.

Setelah tiga bulan dalam masa mencari pekerjaan, para pencari kerja yang dapat kerja atau tidak dalam masa tiga bulan bantuan itu harus dihentikan.

“Program Pra kerja bukan untuk menggaji orang yang belum kerja tapi untuk membantu menambah keahlian bagi pencari kerja,” jelasnya.

“Kedepan Provinsi Kalbar lebih strategis untuk menciptakan lapangan pekerjaan dibandingkan dengan negara lain, sehingga tenaga kerja tidak boleh dibayar murah. “Makanya, Mereka harus di sertifikasi,” tegasnya.

Comments
Loading...