Eks Bandara ini Kini Jadi Area Car Free Day

  • Share

Jika biasanya area car free day memanfaatkan ruas jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas kendaraan dengan jadwal-jadwal tertentu, maka tidak dengan area car free day yang satu ini. Area car free day yang bisanya dijadwalkan di hari minggu saja, tidak berlaku bagi yang satu ini. Pengunjung dapat memanfaatkan area tersebut kapan saja, tidak hanya di hari minggu. Area car free day itu adalah eks Bandara Susilo Sintang.

Aktivitas di Eks Bandara Susilo Sintang pada sore hari. Ada yang Jogging, ada yang bermain sepeda.

 

Hampir setiap sore, ratusan pengunjung memadati landasan pacu eks Bandara Susilo Sintang. Mereka memanfaatkan kawasan yang memiliki panjang 1,3 km itu untuk beragam aktivitas. Kebanyakan mereka berolahraga, seperti jogging, bersepeda, sepak bola, atau sekedar berjalan-jalan kecil. Tidak sedikit pula dari mereka yang memanfaatkan area tersebut untuk berkumpul satu sama lain. Tidak ketinggalan pula untuk mengabadikan momen di lokasi tersebut. Apalagi, landasan pacu dianggap spot yang bagus untuk berfoto ria.

Bandara Susilo Sintang yang terletak di Kecamatan SIntang, secara resmi tidak beroperasi lagi sejak akhir April 2018, seiring dengan hadirnya bandara baru di Sintang, yakni Bandara Tebelian yang terletak di Kecamatan Sungai Tebelian.  Lantaran tak beroperasi lagi itulah, oleh warga Sintang dimanfaatkan sebagai area car free day. Terlebih di Sintang Kota sendiri, belum ada area terbuka yang memungkinkan warganya melakukan berbagai aktivitas fisik.

Pengunjung mulai memadati area landasan pacu Bandara Susilo Sintang

Kehadiran area car free day tersebut, seolah-olah menggambarkan keiinginan masyarakat Sintang akan perlunya ruang terbuka publik sebagai lokasi untuk melepas penat atau berekreasi. Banyaknya warga Sintang yang memadati kawasan aset Kementerian Perhubungan itu, membuktikan bahwa mereka ingin agar pemerintah setempat menata kawasan tersebut.

Harapan itu pun telah diketahui oleh Pemerintah Kabupaten Sintang. Bupati Sintang Jarot Winarno menegaskan bahwa sebagian kawasan tersebut akan disulap menjadi area terbuka bagi publik. Sebagian lagi diperuntukkan bagi hal yang lain. Pihaknya memang belum merinci secara detil kawasan tersebut akan dijadikan apa. Itu juga kerena sampai sekarang belum ada pemindahan aset dari Kementerian Perhubungan kepada Pemkab Sintang.

“Nanti kalau Bandara Tebelian benar-benar sudah diresmikan, baru kita tanyakan bandara yang ini (Bandara Susilo) mau diapakan,” kata Jarot.

Pimindahan aset ini juga didukung oleh Kepala Bandara Susilo yang sekarnag menjadi Kepala Bandara Tebelian, Ketut Gunarsa. “Sebaiknya memang diserahkan ke Pemkab. Toh, dulunya lahan tersebut milik pemkab yang diserahkan ke Kementerian Perhubungan,” ucapnya.

Beginilah kondisi kantor Eks Bandara Susilo Sintang yang tak lagi beroperasi

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *