DJP Kalbar Terapkan Layanan Perpajakan secara Daring

0 145

INIBORNEO.COM, Pontianak – Dalam rangka pencegahan dan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang
semakin meluas di Indonesia dan seiring dengan langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran
virus corona ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meniadakan sementara pelayanan perpajakan secara
tatap muka yang dilakukan di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP)/Kantor Penyuluhan, Pelayanan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di seluruh Indonesia sejak
tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 5 April 2020 yang kemudian diperpanjang sampai dengan 29
Mei 2020.

“Pelayanan perpajakan secara tatap muka yang ditiadakan sementara di Lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat berupa pelayanan perpajakan yang dilakukan di Tempat Pelayanan Terpadu di seluruh unit kerja di Lingkungan DJP Kalimantan Barat dan Layanan di Luar Kantor (LDK),” jelas Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat Farid Bachtiar.

Meskipun layanan perpajakan secara langsung di kantor pajak ditiadakan, Wajib Pajak tetap dapat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh maupun SPT Masa melalui sarana pelaporan elektronik atau online (e-filing/e-form) di laman www.pajak.go.id atau dapat pula dikirim melalui pos tercatat. Sementara pelayanan perpajakan lainnya baik berupa permohonan dan konsultasi perpajakan dapat dilakukan melalui telepon, email, chat maupun saluran komunikasi daring lainnya.

Walaupun Tempat Pelayanan Terpadu dan layanan di luar kantor ditutup, Kantor Pelayanan Pajak tetap dibuka dengan menjalankan protokol keamanan yang telah ditetapkan. Keberadaan pegawai DJP di kantor dan di rumah tinggal untuk melaksanakan work from home telah diberikan panduan melalui Surat Edaran Menteri Keuangan dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak.

Pelayanan perpajakan secara daring baik melalui telepon/SMS, email, chat, media sosial, maupun kelas pajak yang dilakukan oleh seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 30 April 2020 sejumlah 130.836 layanan. Rincian pelayanan tersebut adalah sebagai berikut :

No Jenis Layanan Daring Jumlah

1. Email 5.273
2. Whatsapp 42.778
3. Media sosial 801
4. Telepon/SMS 81.744
5. Kegiatan kelas Pajak 240

TOTAL 130.836

Dari tabel tersebut di atas, terlihat antusiasme masyarakat Kalimantan Barat untuk melaporkan SPT Tahunannya secara daring, baik berupa layanan konsultasi, pelaporan SPT Tahunan, maupun penerbitan Electronic Filing Identification Number (EFIN).

“Kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada wajib pajak dan di bulan Ramadhan pelayanan secara daring dilakukan pada pukul 08.00 WIB s.d. 15.00 WIB,” tambahnya. Selain pelayanan secara daring, seluruh unit kerja di Lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat juga mengadakan kelas pajak melalui sarana webinar, live Instagram, whatsapp group maupun telepon one by one dengan tujuan agar para wajib pajak dapat memahami langkah-langkah pengisian SPT Tahunan. Kegiatan tersebut sangat membantu para wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunannya yang merupakan kewajiban perpajakannya.

Dia berharap, selama layanan tatap muka ditutup sementara, para wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu dan dapat melakukan konsultasi perpajakan dengan para Account Representative di Kantor Pelayanan Pajak terdaftar melalui sarana komunikasi secara daring baik email, chat, telepon ataupun sarana komunikasi daring lainnya sesuai wilayah kerja di www.pajak.go.id/unit-kerja.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada wajib pajak yang telah melaporkan SPT Tahunan PPh dan menyetorkan kewajiban perpajakannya. Bagi masyarakat/wajib pajak yang membutuhkan informasi lebih lanjut seputar perpajakan dan berbagai program dan layanan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak dapat dilihat pada www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500200,” katanya.(*)

Comments
Loading...