ASN Harus Beli Ikan Tangkapan Nelayan Tradisional

0 85

INIBORNEO.COM, Sukadana – Bupati Kayong Utara, Citra Duani meminta aparatur sipil negara (ASN) membeli hasil tangkapan nelayan tradisional, setelah dampak pandemi Covid-19 menyebabkan nelayan sulit memasarkan ikan hasil tangkapannya.

“Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan Kepulauan Karimata yang telah dibeli Dinas Kelautan dan Perikanan, yag kini telah Packing dalam kemasan menarik dan siap diedarkan.Ikan segar ini telah dikemas dengan baik, saya minta seluruh ASN di kayong Utara untuk ikut membelinya,” tutur Bupati ketika membeli secara lansung ikan yang telah dikemas Dinas Kelautan, Senin (13/4).

Ikan jenis kakap merah, tenggiri, senangin dan ikan lainnya telah dimasukan di dalam kemasan boks plastik dengan haga bervariasi, Mulai dari harga 30 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kayong Utara Hilaria Yusnani bersama, Kepala Bank Kalbar dan Abas Wakil Ketua DPRD, bersama dua anggota DPRD Dedy Effendi dan Soleh juga ikut membeli ikan tersebut. Nendar Soeheri, kepala Dinas Kelautan, menjelaskan, ikan yang berhasil dibeli dari nelayan Kepulauan sebanyak sekitar satu ton ikan tersebut, telah dikemas dan siap diedarkan kepada masyarakat. Untuk penjualan perdana diakuinya menjadi target adalah para ASN dan pegawai BUMD yang ada di Kayong Utara.

“Target calon konsumen kami untuk memasarkan ikan yang telah kami tampung ini adalah para ASN, dan pegawai BUMD, ini untuk membantu nelayan kita juga,” ujar Nendar. Diakuinya juga, hal ini merupakan tahap pembuka untuk menjalin kerjasama kepada para nelayan yang selama ini menjual hasil tangkapan mereka ke Belitung dan Kabupaten Ketapang.”Kita berharap langkah ini menjadi langkah awal kerjasama Pemerintah Daerah dan Nelayan dalam pemasaran hasil tangkapan laut di Kayong Utara,” tukasnya. (Julizal)

Comments
Loading...